oleh

Hindari Dibully, Sekolah Bunga Dipindah

-Hukum-174 views

RUPIT – Korban kasus persetubuhan anak kandung di Kelurahan Muara Rupit, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara, mendapat perhatian khusus dari pemkab. Dalam waktu dekat, Bunga (13) yang masih duduk di bangku sekolah kelas 6 SD ini, akan dipindahkan ke sekolah lain. Sehingga, korban tidak menjadi korban bulying oleh rekan-rekannya.

Kepala Dinas DPMPD-P3A Hj Gusti Rohmani yang membawahi untuk P3A Muratara menuturkan, pihaknya sudah menurunkan tim untuk melakukan pendampingan terhadap korban, dan memberikan tenaga konseling khusus untuk membantu korban.

Dia mengungkapkan, kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur, tentunya akan memberikan dampak negatif bagi perkembangan anak di masa mendatang.

“Kita sudah turunkan tim untuk mendampingi, membantu dan memberikan konsultasi bagi korban. Itu supaya korban yang masih anak di bawah umur, tidak alami trauma berat dan diperlukan langkah-langkah khusus untuk mengatasi masalah itu,” kata Gusti Rohmani, Ahad (1/12).

Kabupaten Muratara yang menjadi Kabupaten Layak Anak (KLA), sudah seharusnya mampu memberikan perlindungan terhadap korban kekerasan dan menjamin, tidak ada lagi kasus kekerasan anak yang terjadi. Pasiltator Perlindungan Anak Muratara, Rudi Hartono mengaku. Sudah melakukan koordinasi dengan seluruh tim P2TP2A Muratara, serta Unit PPA Polres Muratara. (cj13)

Komentar

Berita Lainnya