oleh

Hingga 22 Mei Dini Hari, Polisi Masih Pukul Mundur Sisa Massa yang Melawan

-Headline-554 views

Aparat kepolisian terus memukul mundur sisa massa yang masih saja bertahan hingga ke kawasan Tanah Abang.


Dengan sangat berhati-hati, aparat terus menyisir kawasan tersebut meski terus mendapat perlawanan.

Bahkan Kapolda Metro Jaya pun sempat ikut turun langsung menghalau massa.

Hingga pukul 02.00 WIB, Rabu (22/5/2019), sekelompok massa masih terus melakukan perlawanan.

Tembakan gas air mata pun berkali-kali ditembakkan aparat.

Sebelumnya aparat kepolisian akhirnya memburu para demonstran yang bertahan di depan Gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Jakarta Pusat, Selasa (21/5) sekitar pukul 22.00.

Ratusan anggota Brimob turun ke Jalan Thamrin memukul mundur para demonstran yang bertahan.

Awalnya polisi sudah mengimbau kepada massa agar kembali ke rumah masing-masing. Saat itu, sebagian besar massa pulang, tetapi sebagian lainnya bertahan.

Massa yang bertahan terus berdiri di depan pagar kawat berduri yang dipasang polisi. Mereka meneriakkan yel-yel kepada aparat kepolisian.

“Pak polisi, pak polisi, pak polisi jangan berkompetisi. Pak polisi, pak polisi harusnya mengayomi,” teriak massa menyoraki anggota Brimob itu.

Meski begitu, massa tidak melulu meneriakkan yel-yel tersebut. Massa biasanya berdiam melihat aparat Brimob yang berjaga di depan mereka.
Ketika ada gelagat dari anggota Brimob yang berlebihan, massa kembali berteriak.

Saat itu pula, kendaraan water canon disiagakan di depan para demonstran.

Massa sempat membubarkan barisan, tetapi sebagian lainnya berteriak agar tetap bertahan.

(sta/jpnn/pojoksatu)

Komentar

Berita Lainnya