oleh

HNU Berang, Subkon PTKAI Rusak Fasiltas GOR Pancasila

MUARA ENIM – Penjabat (Pj) Bupati Muara Enim H Nasrun Umar (HNU) berang setelah menerima laporan berapa titik fasilitas GOR Pancasila milik Pemkab Muara Enim rusak yang disebabkan masuknya tiga unit alat berat untuk proyek pembangunan double track milik PT KAI.

“Izin dulu karena ini aset pemerintah dan dibangun dengan uang rakyat,” tegur HNU kepada perwakilan Manajemen PT KAI saat melihat langsung kelokasi ruskan yang disebabkan alat berat pekerjaan proyek double track milik PT KAI bersebelahan langsung dengan GOR Pancasila, Kamis (22/7) petang.

HNU melihat lokasi tersebut didampingi Penjabat (Pj) Seketeris Daerah Drs Emran Tabrani MSi, Asisten II H Riswandar SH MH, Kadin Perkim H A Yani, Plt Kadishub Jerry, Kasat Pol PP M Musadeq, Seketaris PUPR Ilham Yaholi dan Kadis Dispora didampingi pihak PT KAI.

“Pembangunan yang dilakukan PT KAI merupakan pembangunan yang harus kita support. Namun pada pelaksanaannya, semua GOR ini dibangun menggunakan uang rakyat. Saya tidak mau terjadi kerusakan yang sebetulnya dapat kita hindari, kuncinya apa kordinasi, komunikasi antar PT KAI dengan Pemkab Muara Enim,” sindir HNU.

Contoh, tanpa kordinasi semalam masuk tronton mengangkut tiga unit alat berat dan terjadi kerusakan fasilitas GOR Pancasila. Sebagai kepala daerah, lanjut HNU, tentu dirinya komplen untuk segera diperbaiki. “Saya kasih waktu 3×24 jam untuk segera dilakukan perbaikan,” tegasnya.

HNU dengan tegas mengingatkan untuk memulai pekerjaan double track tunggu penyelesaian perbaikan kerusakan yang disebabkan masuknya alat berat di kawasan GOR. “Saya ingin lihat dulu tanggungjawab subkon PT KAI dengan tenggang waktu yang diberikan,”jelasnya.

Kemudian, sebelum dilaksanakan kembali pelaksanaan pembangunan double track yang bersentuhan dengan posisi bangunan stadion diharapkan ada finalisasi lapangan. “Saya tugaskan nanti Asisten II akan melakukan rapat pembahasan pembangunan dilapangan dan dilaporkan ke sekda. Ini merupakan awal yang baik agar ada kordinasi, komunikasi yang baik agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” jelasnya.

Sementara itu, SM PT KAPM (Kerata Api Properti Manajemen) Palembang Bambang Suryanto, mengaku pihaknya bertanggung jawab atas kerusakan yang disebabkan alat berat untuk pekerjaan pembangunan double track. “Sesuai arahan pak bupati, besok segera dilakukan perbaikan. Karena kita akan masih melitas dan perbaikannya akan kita perkuat,” jelasnya.(ozi)

Komentar

Berita Lainnya