oleh

HNU Bersama Forkopimda Turun ke Lapangan Lihat Pencoblosan

SUMEKS.CO – KABUPATEN Muara Enim menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 106 desa dalam 20 kecamatan di Bumi Serasan Sekundang. Guna memastikan keamanan dan kelancaran jalannya pilkades tersebut. Penjabat (Pj) Bupati Dr H Nasrun Umar SH MM (HNU) pejabat Forkopimda Kabupaten Muara Enim melakukan pemantauan secara langsung ke lapangan, Kamis (14/10).

H Nasrun Umar melihat langsung masyarakat melakukan pencoblosan di Desa Harapan Jaya Kecamatan Muara Enim, Desa Tanjung Raman Kecamatan Ujan Mas dan Desa Kuripan Kecamatan Empat Petulai Dangku. Sementara desa-desa lain yang melaksanakan pilkades serentak, juga dipantau langsung oleh pejabat Pemkab Muaar Enim lainnya dari Sekda, Asisten, kepala OPD hingga camat.

Penjabat (Pj) Bupati Muara Enim Dr H Nasrun Umar SH MM bersama Forkopomda dan Kepala OPD memantau pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Serentak.

“Saya bersama Forkominda sengaja turun langsung ke lapangan untuk menyaksikan langsung proses jalannya pilkades serentak di 106 desa. Bersyukur, semuanya berjalan dengan aman, damai, demokratis, dan lancar sesuai aturan yang berlaku,” tutur Nasrun Umar.

Pj Bupati juga mengapresiasi panitia pilkades dan masyarakat sudah menerapkan protokol kesehatan Covid-19 saat menyalurkan suara pada Pilkades ini. “Terima kasih dan saya apresiasi untuk itu,” ucap Pj Bupati.

HNU juga mengungkapkan pada hakekatnya pilkades sama seperti kompetisi pada umumnya, pasti ada yang menang dan ada yang kalah dan itu hal yang biasa. Untuk itu, kata dia, siapapun yang menang tidak boleh terlalu beruforia dan sebaliknya yang kalah tidak boleh berkecil hati. Tentu harus dapat menerima dengan lapang dada karena masih banyak kesempatan yang lain di masa depan.

Makna lain dari pilkades ini, sambung HNU, masyarakat mendapatkan kades yang berkualitas yang bisa memberikan sumbangsih yang besar pada arah kebijakan pembangunan di desa masing-masing.

“Marilah bersama-sama kita sukseskan pilkades serentak ini dengan cara saling menjaga, bekerjasama dan tentu saling menghargai satu sama lain. Jangan sampai terjadi konflik. Dengan begitu, maka tentu pilkades yang aman, damai dan sukses sesuai harapan kita dapat terwujud,” tutur H Nasrun Umar.

Sementara itu, Kepala Dinas PMD Muara Enim Drs H Rusdi Khairulla, menambahkan pelaksanaan pemilihan kepala desa total TPS tercatat sebanyak 374 dengan total pemilih sebanyak 157.856 orang sesuai dengan aturan pembatasan jumlah pemilih dalam satu TPS (500 orang). Dalam Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 141/6698/SJ tentang Jumlah Pemilih di Tempat Pemungutan Suara Pemilihan Kepala Desa Serentak di Era Pandemi Corona Virus Disease (COVID-19).

Penjabat (Pj) Bupati Muara Enim Dr H Nasrun Umar SH MM bersama Forkopomda dan Kepala OPD memantau pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Serentak.

Selain itu, kata Rusdi, Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa mengirimkan tim pemantau secara langsung ke lapangan dari Balai Pemerintahan Desa di Lampung yakni Mikrot Junaidi, Kristina Simanjuntak dan Maylinda Suhardi. Disampaikan oleh tim pemantau bahwa penerapan protokol kesehatan sudah dilaksanakan dengan baik dibuktikan dengan penyemprotan disinfektan secara berkala, pengaturan waktu kedatangan, pengaturan jarak kursi tunggu, pemberian sarung tangan sekali pakai kepada pemilih, hingga penjemputan suara bagi pemilih lansia dan pemilih yang sakit.

Pada kesempatan yang sama, Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa juga melakukan pemantauan secara virtual yang dipimpin oleh Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Dr Yusharto Huntoyungo MPd dengan dihadiri oleh Bupati Muara Enim beserta jajaran Forkopimda, Sops Polri yang diwakili oleh KBP Laksana, Direktur Pol PP & Linmas Bernhard E Rondonuwu, Direktur Fasilitasi Pemanfaatan Dana Desa Drs Luthfy Latief MSi, Kaspudalops BNPB Bambang Surya Putra dan Kabupaten/Kota pelaksana pilkades serentak selanjutnya di lingkup Provinsi Sumatera Selatan.

Selanjutnya, Dirjen Bina Pemerintahan Desa mengharapkan pelaksanaan pilkades serentak di Kabupaten Muara Enim berjalan dengan aman dan menerapkan protokol kesehatan dengan baik sehingga tidak menimbulkan kluster baru penyebaran Covid-19 serta melalui pilkades serentak ini diharapkan dapat menciptakan kepala desa yang berkualitas.

Penjabat (Pj) Bupati Muara Enim Dr H Nasrun Umar SH MM bersama Forkopomda dan Kepala OPD memantau pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Serentak.

Selanjutnya Yusharto Huntoyungo menghimbau Pemda Kabupaten Muara Enim dapat terus mendorong percepatan vaksinasi bagi masyarakat. Dalam webinar tersebut, Bupati Muara Enim menyampaikan bahwa berdasarkan Inmendagri Nomor 48 Tahun 2021 tanggal 4 Oktober 2021 tentang PPKM, Kabupaten Muara Enim masuk pada kriteria level 2. Selanjutnya telah dilaksanakan tahapan pilkades sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, telah dilakukan koordinasi dengan berbagai pihak, sosialisasi kepada masyarakat, deklarasi damai, dan apel pergeseran pasukan personil pengamanan.

Kemudian pada kesempatan tersebut, KBP Laksana menegaskan sesuai perintah Bapak Kapolri melalui Asops Kapolri, meskipun grafik melandai harus tetap dicermati terkait protokol kesehatan pada pelaksanaan pilkades serentak serta jangan ragu untuk meminta perlibatan pasukan dari Polda setempat sebagai bentuk antisipasi potensi kerawanan dalam pelaksanaan pilkades. Selanjutnya Bambang Surya Putra, menyampaikan agar Pemda Kabupaten Muara Enim memastikan ketersediaan APD pada lokasi pelaksanaan pilkades serentak dan menghimbau masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan dengan benar.

Luthfy Latief berpendapat berdasarkan pemaparan oleh Bupati Muara Enim, pilkades yang dianggap sebagai pesta rakyat oleh masyarakat dapat diantisipasi protokol kesehatannya oleh unsur pengamanan. Kemudian beliau menghimbau pada pelaksanaan pilkades dapat menggunakan dana desa untuk pencegahan Covid-19 berupa masker, hand sanitizer, face shield, sarung tangan, tempat cuci tangan, dll. Selanjutnya Bernhard E. Rondonuwu berpesan kepada anggota Satlinmas Desa di Kabupaten Muara Enim untuk menjadi kunci utama mengingatkan masyarakat menerapkan protokol kesehatan pada pilkades serentak khususnya pada saat pemungutan suara.

Penjabat (Pj) Bupati Muara Enim Dr H Nasrun Umar SH MM bersama Forkopomda dan Kepala OPD memantau pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Serentak.

Dirjen Bina Pemerintahan Desa juga menyampaikan informasi untuk mengoptimalkan Posko Pengamanan COVID-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran COVID-19 dimana terdapat penambahan daerah dan perubahan kriteria penetapan zonasi pada tingkat RT yang bertujuan untuk semakin memperketat penerapan PPKM sehingga diharapkan mampu menekan laju penyebaran COVID-19.

Sementara itu pantauan pelaksanaan pilkades serentak dibeberapa desa seperti Desa Harapan Jaya Kecamatan Muara Enim, Desa Tanjung Raman Kecamatan Ujan Mas, Desa Tanjung Raja Kecamatan Muara Enim berlangsung tertib dan berjalan aman.

Seperti hal-nya yang terjadi di Desa Tanjung Raman Kecamatan Ujan Mas masyarakat menyalurkan hak suara terpantau tertib dengan mematuhi protokol kesehatan. Masyarakat yang memiliki hak pilih, sebelum melaksanakan pencoblosan diarahkan untuk mencuci tangan, diukur suhu tubuh.

Camat Ujan mas Hasman Hadi, menuturkan bahwa Pilkades di daerahnya berjalan lancar, bahkan kehadiran pemilih ke TPS mencapai 80 -90 persen. “Pilkades serentak di Kecamatan Ujan Mas diikuti 3 desa yaitu Desa Tanjung Raman, Pinang Belarik dan Ujan Mas Ulu, semuanya berjalan aman dan lancar,” tutur Hasman Hadi.

Penjabat (Pj) Bupati Muara Enim Dr H Nasrun Umar SH MM menyampaikan kata sambutan.

Begitu juga dengan pelaksanaan pilkades di Desa Tanjung Raja, Kecamatan Muara Enim berlangsung aman dan tertib. Masyarakat Tanjung Raja dari pagi hingga pukul 12.00 WIB menyalurkan hak suara di empat TPS. “Pilkades Tanjung Raja berjalan lancar, masyarakat antusias menyalurkan hak suara. Ada dua pasang calon yang bertarung yakni M Rasyid calon nomor urut 1 dan calon nomor urut 2 Hisuliadi (incumbent) untuk memperebutkan suara masyarakat,” terang ketua BPD Tanjung Raja, Siswanto.

Panitia Pilkades Tanjung Raja Hairul Fadli Sag, menerangkan jumlah pemilih di Desa Tanjung Raja sebanyak 1.799 suara dengan jumlah 4 TPS yang terletak di Dusun 1 sampai dengan 4.

Camat Gunung Megang Ardiansyah, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengimbau kepada Panitia Pemilihan Kepala Desa (PPKD) dan Panitia di TPS untuk selalu menerapkan protokol kesehatan saat pilkades digelar.

Penjabat (Pj) Bupati Muara Enim Dr H Nasrun Umar SH MM menyampaikan kata sambutan.

“Antusiasme masyarakat dalam menyalurkan suara di pilkades ini cukup baik dan pihaknya juga telah menyiapkan beberapa penunjang prokes agar pelaksanaan pesta demokrasi tingkat desa ini tetap berjalan sesuai protokol kesehatan,” jelas Ardiansyah.

Untuk memastikan ketertiban dan keamanan jalan pilkades serentak di Kabupaten Muara Enim, Polres Muara Enim menggelar pengamanan pilkades serentak. Kapolres Muara Enim AKBP Danny Sianipar SIK, mengatakan sebanyak 1.458 personil gabungan dari Polri, TNI, Linmas dikerahkan Untuk mengamankan 374 Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada pelaksanaan proses Pilkades serentak di Kabupaten Muara Enim.

Penjabat (Pj) Bupati Muara Enim Dr H Nasrun Umar SH MM (Tengah) foto bersama.

Menurut AKBP Danny Sianipar, bahwa total personil gabungan yang dikerahkan untuk pengamanan Pilkades serentak Kabupaten Muara Enim tahun 2021 adalah sebanyak 1.458 personil yang terdiri dari 425 Polri, 153 TNI, 840 Linmas dan 40 Dinkes. Kemudian personil tersebut dibagi, untuk pengamanan TPS sebanyak 1.172 personil yaitu Polri 194 personil, TNI 138 personil dan Linmas 840 personil. Untuk pasukan perkuatan/patroli mobile sebanyak 285 personil yang terdiri dari Polri 1 pleton BKO Polres Lahat, 1 pleton BKO Polres Prabumulih, 1 pleton BKO Brimob PALI, 1 pleton Dalmas Inti Polres, 2 pleton Dalmas Polres, 1 Tim Gakkum, 1 pleton TNI Kodim 0404/ Muara Enim, 1 peleton Sat Pol PP, dan 40 Tenaga kesehatan.

Penjabat (Pj) Bupati Muara Enim Dr H Nasrun Umar SH MM berpamitan kepada masyarakat usai memantau pelaksaan pemilihan kepala desa.

Adapun sarana dan prasarana sebanyak 48 unit yakni mobil AWC Samapta 1 unit, mobil ambulance Polres 1 unit, mobil patroli Satlantas 2 unit, mobil patroli Samapta 2 unit, mobil patroli Polsek 9 unit mobil, Damkar 9 unit, Mobil Gul BPBD 2 unit, Mobil Dinas Kodim 1 unit, mobil dinas Satpol PP 1 unit, dan mobil Ambulance Dinkes 20 unit.
Adapun desa di Kabupaten Muara Enim yang melaksanakan Pilkades Serentak tahun 2021, lanjut Danny, sebanyak 106 desa yang berada di 20 Kecamatan dan 374 TPS dengan 398 Cakades. Pilkada serentak tersebut berada di wilayah hukum Polsek Sungai Rotan sebanyak 9 desa dengan jumlah Cakades 41 orang.

Wilayah hukum Polsek Gunung Megang yakni Kecamatan Gunung Megang 7 desa dengan jumlah calon 30 Cakades, Kecamatan Benakat 2 desa dengan jumlah calon 6 Cakades, Kecamatan Belimbing 3 desa dengan jumlah 15 Cakades, dan Kecamatan Ujan Mas 2 desa dengan jumlah 5 Cakades. Kemudian wikayah hukum Polsek Gelumbang yakni Kecamatan gelombang 15 Desa dengan 66 Cakades, Kecamatan kelekar 3 desa dengan 14 Cakades, Kecamatan Muara Belida 8 desa dengan 27 Cakades. Wilayah hukum Polsek lembak membawahi Kecamatan Lembak 3 desa dengan 10 Cakades dan Kecamatan Belida Darat 6 Desa dan 24 Cakades.

TampakTPS pemilihan kepala desa menerapkan protokol kesehatan Covid-19 sesuai anjuran pemerintah.

Di wilayah hukum Polsek Rambang Dangku membawahi Kecamatan Rambang Niru 11 Desa dengan 33 Cakades dan Kecamatan Empat Petulai Dangku sebanyak 8 desa dengan 34 Cakades. Wilayah hukum Polsek Rambang membawa Kecamatan Rambang 5 desa dengan jumlah calon 12 orang. Wikayah hukum Polsek Rambang Lubai membawahi Kecamatan Lubai 8 desa 31 Cakades, Kecamatan Lubai Ulu 5 desa dengan 17 Cakades. Wilayah hukum Polsek Semende membawa Kecamatan Semende Darat Ulu (SDU) 1 Desa dengan 2 Cakades dan Kecamatan Semende Darat Tengah (SDT) 1 desa dengan 2 Cakades. Sedangkan Polres Muara Enim membawahi Kecamatan Muara Enim ada 3 desa dengan jumlah Cakades 11 orang.(adv)

Komentar

Berita Lainnya