oleh

HNU Minta Perusahaan Kelola Jargas Kedepankan SOP

MUARA ENIM – Penjabat (Pj) Bupati Muara Enim Dr H Nasrun Umar (HNU), mengingatkan perusahaan pengelola jaringan gas (jargas) rumah tangga, agar lebih mengedepankan SOP (Standart Operasional Prosedur) sesuai yang diterapkan.

Hal tersebut disampaikan HNU merespon peristiwa ledakan pipa jaringan gas (jargas) rumah tangga yang mengakibatkan dua korban luka-luka di Kelurahan Tanjung Enim, Kecamatan Lawang Kidul.

Mendapat laporan warganya menjadi korban ledakan jargas, orang nomor satu di Bumi Serasan Sekundang didampingi Kadin Sosial Drs Bakti MSi dan Camat Lawang Kidul Andrille Martin SE bergerak cepat mengunjungi korban yang tengah dirawat intensif di Rumah Sakit Bukit Asam Medika Tanjung Enim, Selasa (23/11) malam.

Melihat kedua korban yang mengalami luka bakar serius, HNU mengaku prihati atas kejadian tersebut. Kedepan, dirinya tak mau kejadian nahas tersebut terulang.

“Tidak boleh terulang, perusahaan jargas harus kedepankan SOP yang diterapkan agar dikemudian hari tidak ada lagi kejadian serupa,”tegas HNU.

HNU mengatakan kejadian tersebut bukan cuma membuat korban merugi, namun juga berdampak kekhawatiran terhadap masyarakat selaku pengguna. Untuk itu, dirinya kembali mengingatkan perusahaan pengelolah jargas diwilayah Kabupaten Muara Enim untuk bekerja lebih teliti memasang pipa jargas tersebut. Serta terpenting mengedepankan SOP (Standart Operasional Prosedur) sesuai yang diterapkan.

Lebih lanjut, dirinya juga mengintruksikan Camat Lawang Kidul dan dinas terkait untuk dapat memantau kondisi korban dan mendampingi sampai pulih. “Kepeda korban dan keluarga saya minta untuk bersabar akan ujian yang diberikan, saya pastikan pemkab muara Enim melalui para Camat akan terus memantau kondisi korban sampai pulih,”tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, Ledakan diduga berasal dari jaringan gas (Jargas) rumah tangga yang berasal dari rumah kontrakan Fajar Tri Laksana (23), mendadak gempar warga Kelurahan Tanjung Enim Selatan, Kecamatan Lawang, Kidul Kabupaten Muara Enim.

Peristiwa ledakan itu terjadi Senin (22/11) pukul 14.00 WIB. Akibat ledakan tersebut memakan dua orang korban mengalami luka-luka bakar. Masing-masing Fajar Tri Laksana dan Galuh Prasetyo (34). Warga yang melihat kejadian tersebut langsung memberikan pertolongan kedua korban dan dilarikan ke Rumah Sakit Bukit Asam Medika Tanjung Enim untuk mendapat perawatan medis.(ozi)

Komentar

Berita Lainnya