oleh

Hotspot di Selangit Musi Rawas Paling Banyak

MUSI RAWAS – Wilayah Kecamatan Selangit berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mura hingga Senin (10/8) sekitar pukul 16.30 WIB terdapat enam titik fire hot spot lahan yang terbakar.

“Selangit itu untuk per hari ini ada enam titik fire hot spot. Dari 10 itu, diselangit ada enam, nah empat lagi tersebar di lakitan dan muara kelingi,” kata Kepala BPBD Kabupaten Mura, Adarsan melalui Kasi Kedaruratan dan Logistik, Eko.

Menurutnya, perkembangan hot spot diwilayah Kabupaten Mura turun naik.

“Sejauh ini sampai dengan hari ini kami baru groundcheck di selangit karena lokasi-lokasinya tersebar dari selangit, lakitan, BTS ulu cecar. Nah jadi BPBD bersama tripika kecamatn itu larinya ke selangit. Tapi di grup Karhutla Mura, disitu juga sudah ada laporan dari Megang Sakti sama Lakitan,” jelasnya.

Kata Eko, pihaknya mengarah ke wilayah Kecamatan Selangit.

“Dan sudah kami temukan berapa titik bekas terbakarnya lahan. Dan sejauh ini baru kami laporkan yang di Tabagindo luasannya dua hektar itu pembukaan perkebunan masyarakat. Nah masyarakat buka lahan. Dan kami masih sekarang ini nunggu kabar dari personel di lapangan itu untuk dilokasi desa Taba Remanik,” ungkapnya.

Lebih lanjut, di wilayah Kabupaten Mura terdapat sejumlah wilayah Kecamatan yang rawan kebakaran hutan dan lahan (Karhutlah).

“Kalau tempat memang yang sudah kita waspadai dan sudah biasa terjadi di setiap tahunnya kecamatan muara Lakitan, Muara Kelingi, BTS ULu cecar, Selangit dan megang sakti,” terangnya.

Kemudian untuk sebaran lahan gambut yang menjadi konsetrasi pihaknya ditahun 2019 kemarin yakni di Muara Lakitan, Muara Kelingi dan Megang Sakti.

“Disitu ada sebaran lahan gambut, namun tidak luas, kurang lebih 8.000 hektar. Ada sebagian terbakar, cuma tidak terbakar lama, sudah bisa kita antisipasi,” pungkasnya. (wek)

Komentar

Berita Lainnya