oleh

Hujan Turun, Bupati ini Ajak Sujud Syukur

BAYUNG LENCIR – Setelah mengalami kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama hampir dua bulan, akhirnya Selasa (27/8) sekitar pukul 16.00 WIB Dusun 9 Desa Muara Medak, Kecamatan Bayung Lencir yang terdampak karhutlah diguyur hujan deras.

“Alhamdulillah hujan di Dusun Sembilan dan daerah Bayung Lencir lumayan deras petang ini, setidaknya bisa memadamkan api karhutla di Muara Medak,” ungkap Camat Bayung Lencir, Akhmad Toyibir.

Dikatakan, hujan yang lumayan deras tersebut sudah dinanti oleh warga Bayung Lencir, khususnya di wilayah sekitar terjadi karhutlah. “Walaupun karhutla sudah berangsur padam, kami sangat berharap hujan turun di Bayung Lencir ini,” katanya.

Ia menambahkan, selain upaya pemadaman di lokasi karhutlah Bayung Lencir, pihak Forkopimcam bersama tim pemadam api karhutlah juga melakukan sholat Istisqo untuk meminta datangnya hujan.

“Kita tetap bekerja di lapangan dan juga meminta dengan Allah SWT semoga hujan turun,” harapnya.

Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza juga mengajak warga Muba khususnya sujud syukur. “Alhamdulillah hujan terus turun, mari kita bermunajat doa dan meminta kepada yang maha kuasa agar hujan membasahi lokasi karhutlah agar tidak terjadi lagi karhutla dan ke depan kita juga wajib terus sosialisasi bersama stakeholder terkait dengan gencar menghindari kebakaran lahan di daerah kita,” harap Dodi.

Senada dengan Bupati Muba, Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan SIK SH MH turut mensuport tim penanggulangan turun kebakaran hutan kebun dan lahan di Desa Muara Medak

“Alhamdullilah patut kita mengucap syukur atas telah diturunkannya hujan oleh Allah SWT. Pada hari saya berkunjung ke sini dengan tujuan meninjau dan mensuport para tim yang telah bekerja keras memadamkan api di Muara Medak, Kecamatan Bayung Lencir,” ujarnya saat Kunker didampingi Kapolres Muba AKBP Yudhi Surya Markus Pinem SIK SH dan Dandim 0401 Muba Letkol Arm M Syaifudin Khoiruzzamani. (ril)

Komentar

Berita Lainnya