oleh

Humas PT KAI Bantah Pencurian Kabel Grounding Melibatkan Orang Dalam

PALEMBANG – Peristiwa pencurian kabel grounding di stasiun  Light Rail Transit (LRT) yang terekam CCTV, tim Opsnal Pidum Polrestabes Palembang bersama tim khusus anti bandit Satreskrim Polrestabes Palembang berhasil mengamankan dua dari empat pelaku pencurian tersebut.

Kedua tersangka yang berhasil diamankan yaitu, Epi Herlanta (35), warga Jl Naskah, Lr Buntu, Kecamatan Sukarami, Palembang dan M Supriono (28), warga Jl Sukakarya, Kecamatan Sukarami Palembang. Keduanya berhasil diamankan di rumahnya masing-masing, Kamis (10/12) pukul 00.00 WIB.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setyadji SIK menuturkan, pencurian kabel grounding tersebut melibatkan orang dalam yang merupakan petugas keamanan.

Sementara itu Branch Manager PT KAI Servise Budy menerangkan, kedua orang tersangka yang diringkus oleh Satuan Reskrim Polrestabes Palembang bukan berasal dari security LRT, melainkan dari pihak luar yang bertugas menjaga malam di pergudangan Palembang Star.

Budy mengaku, dalam pencurian kabel LRT ini, tidak ada kaitannya dengan pegawai PT KAI. Kedua orang tersangka tersebut murni dari luar tidak ada keterlibatan security PT KAI. Tersangka M. Supriyono sendiri merupakan penjaga malam di pergudangan Palembang Star sedangan rekannya Epi Herlanta merupakan buruh dipergudangan tersebut.

“Dari pernyataan pelaku yang mengaku sebagai security LRT, tentu sangat merugikan pihak lain yang menjadi bagian PT KAI,” terangnya.

Perbuatan kedua tersangka ini tentunya menimbulkan banyak kerugian negara, apalagi kabel yang di curi sangat vital terkait keselamatan dalam Operasional LRT,” jelas Budi. (Dey)

Komentar

Berita Lainnya