oleh

HUT Ke-11 Lintas Politika Indonesia, Launching Program Kada Pilihan Rakyat

PALEMBANG – Menyemarakkan pesta demokrasi rakyat Pilkada Serentak di tujuh kabupaten/kota se-Sumsel sekaligus HUT-nya yang ke-11.  Lintas Politika Indonesia bakal me-launching Program Kepala Daerah Pilihan Rakyat di Hotel Beston, Jumat (24/1) mendatang. Kegiatan ini rencananya juga diisi orasi kehormatan dari Ketua Umum Ikatan Cendikiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Prof DR Jimly Asshiddiqie SH MH. Dengan topik Pilkada, Antara Solusi dan Dinamika.

“Beberapa waktu lalu kami sudah bersilaturrahmi langsung. Dan beliau (Prof Jimly,red) bersedia hadir sebagai tamu kehormatan. Sekaligus memberikan pencerahan bagi kita semua mengenai Pilkada,” ujar Kemas Khoirul Mukhlis, Direktur Lintas Politika Indonesia, kemarin (13/1).

Dijelaskan, program Kepala Daerah Pilihan Rakyat merupakan salah satu rangkaian kegiatan Lintas Politika. Terutama menyongsong Pilkada di 7 Kabupaten yang ada di Sumsel 9 September mendatang. Melalui program ini nantinya Lintas Politika akan memberikan rekomendasi ke partai politik. Mengenai kandidat mana yang layak dipilih sesuai kreteria yang ada.

“Tentunya kami lebih dulu bersama para pakar yang ada akan menyusun kreteria kepala daerah pilihan rakyat ini. Baru kemudian dilaksanakan polling di lapangan. Untuk mengetahui sejauhmana popularitas dan tingkat elektabilitas masing-masing kandidat. Setelah itu baru kemudian akan kami rekomendasikan kepada partai politik. Dan mudah-mudahan ini menjadi salah satu pertimbangan mereka,” ujar Mukhlis. Yang merupakan Ketua Komisi Pemilihan Umum Palembang 2003-2008 tersebut.

Ditambahkan, baru kemudian di bulan Februari akan diumumkan siapa saja kandidat yang memang layak dipilih. Lintas Politika Indonesia juga nantinya saat pengumuman tersebut akan menghadirkan Prof DR R Siti Zuhro MA, Peneliti Utama LIPI yang merupakan pakar Pemilu dan Pilkada.

11 Tahun Lintas Politika

Lintas Politika resmi didirikan pada 4 Januari 2009 silam. Menurut Mukhlis, ide awal pendirian saat itu hanya untuk mendampingi para calon legislatif bertarung pada Pemilu 2009. Dalam perjalanan selanjutnya Lintas Politika terus berkembang menyelenggarakan diskusi. Yang mengedukasi masyarakat akan perlunya politik yang santun dan berbudaya.

“Maka itu dalam visi dan misinya, Lintas Politika merasa turut bertanggungjawab ikut menciptakan kehidupan politik yang dinamis namun berbudaya. Kompetisi dalam berpolitik tidak mengharuskan kita terpecah belah. Karena pada dasarnya politik itu hanyalah jalan guna menyejahterakan masyarakat,” imbuh Mukhlis lagi.

Secara rutin pula, Lintas Politika memberikan anugerah penghargaan Lintas Politika Award kepada sejumlah tokoh nasional maupun lokal. Kegiatan ini tak lain sebagai upaya memberikan apresiasi kepada para tokoh yang telah memberikan pengabdian luar biasanya kepada bangsa dan Negara.

“Sejak 2009 sampai sekarang 2020, tentu sebuah perjalanan panjang yang penuh dinamika. Semua tak terlepas dari dukungan dan support semua pihak selama ini. Tentu terima kasih kami ucapkan termasuk atas semua kritik dan saran yang diberikan. Komitmen kami tentunya akan selalu berbuat yang terbaik bagi bangsa dan Negara,” pungkasnya.(kms)

Komentar

Berita Lainnya