oleh

HUT ke-20 Epson Hadirkan Printer Terbaru

Jakarta – Bulan Oktober menjadi tahun spesial bagi Epson Indonesia yang telah berhasil menginjak 20 tahun perjalanan dalam memberikan pelayanan dan memenuhi permintaan akan kualitas pencetakan dan pemindaian terbaik bagi para pelanggannya di seluruh Indonesia.

Selama 20 tahun, Epson Indonesia telah berhasil berkembang pesat dalam bisnis, penjualan, pelayanan dan distribusi jaringan di Indonesia.

Director PT Epson Indonesia, Ishii Hidemasa mengatakan Epson Indonesia berkomitmen untuk selalu menjamin manfaat dan nilai tambah dengan produk-produk Epson yang berkualitas, daya tahan kuat, inovatif, serta berteknologi mutakhir yang bisa menjadi solusi produktif bagi para pelanggan.

Bagi kami adalah sebuah pencapaian yang luar biasa, sebuah kesempatan untuk melihat ke belakang dan melihat bagaimana kami telah sampai sejauh ini dengan semua dukungan, kolaborasi, dan loyalitas dari semua mitra dan para pelanggan kami. Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan kesetiaannya selama perjalanan kami di Indonesia.

Kami berharap kami dapat terus memberikan pelayanan dan kualitas produk terbaik bagi masyarakat Indonesia.

Epson sebagai pemimpin global dalam teknologi pencetakan dan pemimpin pasar untuk printer tangka tinta, dan dalam memperingati 20 tahun Epson Indonesia hari ini meluncurkan dua kategori produk terbarunya yaitu InkTank System Printer dan Business InkJet Printer yang dilengkapi dengan fitur-fitur terbaru dan teknologi yang ramah lingkungan.

Bulan Oktober menjadi spesial bagi Epson InkTank, yang juga memperingati 10 tahun perjalanannya di Indonesia. Diluncurkan pertama kali di Indonesia pada bulan Oktober 2010, kemudian di Asia Tenggara dan juga global. Saat ini, Epson InkTank telah terjual lebih di 170 negara, dikenal sebagai vendor printer tangki tinta nomor satu selama sembilan tahun berturut-turut dan telah terjual lebih dari 50 juta unit di seluruh dunia hingga tahun 2020.

Sedangkan di jajaran Business InkJet Printer, Epson meluncurkan seri mesin fotokopi multifungsi inkjet line head barunya, yaitu WorkForce Enterprise WF-C21000, WF-C20750 dan WF-C20600 yang ramah lingkungan yang membantu perusahaan meningkatkan produktivitas pencetakan sekaligus mengurangi dampaknya terhadap lingkungan.

Line-up baru ini melayani berbagai ukuran bisnis, dari kantor menengah hingga besar serta perusahaan. Mesin fotokopi WorkForce Enterprise baru menghadirkan fungsionalitas dan kegunaan yang lebih baik dari model sebelumnya, yaitu dengan kapasitas ADF yang ditingkatkan.

Mesin ini juga dilengkapi dengan alat penjepret dan penuntas buklet baru yang menghadirkan fitur-fitur baru termasuk penjahitan sadel, pelubangan, penjepitan dan penumpukan, memberikan kecepatan yang lebih tinggi.

Dalam hal limbah produksi, mesin fotokopi WorkForce Enterprise hadir dengan lebih sedikit komponen yang perlu diganti, membuatnya lebih nyaman untuk dioperasikan karena hanya memerlukan penggantian kartrid tinta dan kotak perawatan dibandingkan dengan toner, drum, pengembang, fuser dan lebih banyak komponen.

Ini berarti suku cadang pengganti 59% lebih sedikit dibandingkan dengan mesin fotokopi laser, secara signifikan mengurangi jumlah limbah yang dihasilkan dan berdampak pada lingkungan selama masa pakai mesin fotokopi.

Dengan ini, waktu henti sangat berkurang, dengan perawatan yang jauh lebih sedikit untuk mesin fotokopi yang dibutuhkan selama masa pakainya.

Perbaikan atau kontribusi lingkungan kepada masyarakat menjadi prioritas bisnis utama bagi para pengambil keputusan di industri. Survei Keypoint Intelligence baru-baru ini menunjukkan bahwa 33% pembuat keputusan TI mengidentifikasi “go green” sebagai prioritas bisnis nomor dua untuk 3 tahun ke depan, di samping meningkatkan keamanan data dan dokumen.

Dilain pihak Visual Instrument & Printer Department Head PT Epson Indonesia, Zanipar S A Siadari mengatakan
Komponen berkala yang harus diganti juga lebih sedikit, sehingga mengurangi perawatan dan waktu henti printer. “Dengan printer WorkForce Pro baru yang menawarkan biaya pengoperasian yang lebih rendah, konsumsi daya lebih rendah, serta dampak lingkungan yang minim, dan bisnis dapat menikmati peningkatan efisiensi biaya dan produktivitas. (DOD)

Komentar

Berita Lainnya