oleh

Ibu Ini Bawa Titipan Diduga Biji Ganja untuk Teman Anaknya di Penjara

EMPAT LAWANG – Petugas Lapas Kelas II B Empat Lawang, berhasil menemukan narkoba diduga jenis biji ganja, oleh regu pengamanan pintu utama (P2U) Lapas Kelas II B Empat Lawang.

Informasi yang didapat, Selasa (23/2) sekitar pukul 09.30 Wib petugas P2U Lapas Kelas II B Empat Lawang, mulai menerima barang titipan dari masyarakat untuk keluarga Warga Binaan Permasyarakatan (WBP).

Dugaan biji ganja itu ditemukan oleh Tim Regu Pengaman Lapas untuk warga binaan atas nama Yongki (20). Penitip barang ganja itu adalah Erli (40), ibu dari warga binaan lapas atas nama Raka (23). Erli memang dititipi barang oleh keluarga Yongki.

“Dugaan biji ganja ditemukan pada barang titipan yang ditujukan untuk Yongki, melalui Erli, ibunda dari Raka yang memang ingin mengunjungi anaknya sekaligus membawa barang titipan dari keluarga Yongki,” ungkap Kepala Lapas Kelas IIB Empat Lawang, M Ridwantoro melalui Kasubag, Dwi Heri Sulistianto.

Dijelaskan Dwi, penyeludupan paket barang yang diduga biji ganja tersebut berawal saat datang seorang ibu (Erli) yang hendak membesuk anaknya Raka yang sedang menjalani hukuman di dalam Lapas Kelas IIB Empat Lawang, karena kasus Narkoba.

“Ibu itu membawa baju dan makanan untuk anaknya, kebetulan anaknya merupakan warga binaan kita di dalam Lapas ini,” terang Dwi Heri.

Selain membawa pakaian dan makanan untuk anaknya, ibu tersebut juga membawa pakaian yang disebutkan oleh sang ibu tersebut merupakan titipan orang tua dari teman anaknya yang juga berstatus warga binaan Lapas Kelas IIB Empat Lawang.

“Awalnya petugas tidak curiga. Karena saat ini masih dalam masa pandemi COVID-19, SOP yang diterapkan petugas juga sesuai dengan SOP masa pandemi bagi Lapas. Dalam kata lain, tidak ada besuk, tapi boleh menitipkan barang untuk disampaikan ke warga binaan,” jelas Dwi Heri.

Namun kata Dwi Heri, ibu tersebut tetap ngotot ingin bertemu langsung dengan anaknya dan menyerahkan sendiri barang bawaannya. “Karena curiga, petugas pun melakukan penggeledahan barang bawaan ibu tersebut. Pada saat penggeledahan itulah ditemukan bungkusan kertas kecil, setelah dibuka ternyata berisi biji yang patut kita curigai adala barang terlarang,” terang Dwi Heri.

Kemudian petugas langsung melaporkan temuan itu ke Kepala Lapas, atas arahan Kepala Lapas, petugas menghubungi Satres Narkoba Polres Empat Lawang, untuk memastikan apakah barang tersebut adalah benar barang terlarang atau bukan.

“Saat petugas kepolisian tiba, kita limpahkan ke polisi dan kini ibu tersebut dibawa ke polres untuk dimintai keterangan. Namun, dari penjelasan awal pihak kepolisian patut diduga itu benar biji ganja tapi itu baru dugaan, untuk pastinya hasil lab-lah yang dapat memastikan,” ucapnya.

Lebih lanjut disampaikan Dwi Heri, dari pengakuan sang ibu Erli (45) warga Desa Tanjung Baru Kecamatan Pendopo Kabupaten Empat Lawang, dia mendapat barang titipan itu dari warga Landur Kecamatan Pendopo Kabupaten Empat Lawang, untuk diserahkan ke teman anaknya yang satu Lapas dengan anaknya yang kebetulan juga satu kasus dengan anaknya terkait kasus Narkoba.

“Barang itu yang berisi pakaian dan bantal, saat dititipkan ke ibu itu kemarin di rumahnya, tidak dia buka hingga dibawa ke Lapas Kelas IIB Empat Lawang, untuk disampaikan. Itu pengakuan dia, tapi untuk pembuktian, biar penyidik di kepolisian saja yang kerjakan,” tukasnya.

Di pihak lain Kasat Narkoba Polres Empat Lawang AKP Wanda Dhira Bernard yang dihubungi melalui Whatsapp menyampaikan mereka masih mendalami temuan dugaan biji ganja ini. “Masih kami didalami, itu dugaan biji ganja,” ujarnya. (eno)

 

Komentar

Berita Lainnya