oleh

Iklim Investasi Kondusif Dapat Tingkatkan Perekonomian

MUARA ENIM – Iklim investasi yang kondusif pasti dapat meningkatkan kegiatan ekonomi, baik berskala besar maupun kegiatan ekonomi kerakyatan yang akhirnya akan mendongkrak kemampuan pemerintah daerah, swasta dan masyarakat.
Hal tersebut diungkapkan Bupati Muara Enim yang diwakili Pj Sekda Muara Enim Drs H Emran Thabrani MSi saat melakukan Pembukaan Sosialisasi Peraturan-Peraturan Kebijakan Penanaman Modal di Kabupaten Muara Enim di Hotel Griya Serasan Muara Enim, Senin (25/10).

Dalam kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala Badan Perzinan Terpadu Satu Pintu H Shofyan Arifanca SKom MSi, Kepala Dinas/ Badan/ Bagian di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim dan para peserta dari OPD dan stake holder.

Sedangkan para Narasumber adalah Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Muara Enim M Zulfachri Andri SH MH, Astuti Martayanti SP MM, Dinas Koperasi UKM Kabupaten Muara Enim Agus Prawira, Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan Muara Enim dan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Muara Enim Ruszian Dedy.

Menurut Emran, salah satu tujuan pembentukan pemerintahan negara adalah untuk memajukan kesejahteraan umum. Amanat tersebut antara lain telah dijabarkan dalam pasal 33 Undang-Undang Dasar Negara Indonesia Tahun 1945 dan merupakan amanat konstitusi yang mendasari seluruh peraturan perundang-undangan dibidang perekonomian.

Konstitusi mengamanatkan agar pembangunan ekonomi nasional harus berdasarkan prinsip demokrasi yang mampu menciptakan terwujudnya kedaulatan ekonomi Indonesia.

Keterkaitan pelaku ekonomi, dimantapkan lagi dengan TAP MPR RI Nomor XVI Tahun 1998 tentang Politik Ekonomi Dalam Rangka Demokrasi Ekonomi sebagai sumber hukum materil. Dengan demikian, pengembangan penanaman modal bagi usaha mikro, kecil, menengah dan koperasi menjadi kebijakan dasar penanaman modal.

Berkaitan dengan hal tersebut, penanaman modal harus menjadi bagian dari penyelenggaraan perekonomian nasional dan ditempatkan sebagai upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan, meningkatkan kapasitas dan kemampuan tehnologi nasional, mendorong pembangunan ekonomi kerakyatan, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat dalam suatu sistem perekonomian yang berdaya saing.

Dikatakannya, bahwa tujuan penyelenggaraan penanaman modal hanya dapat tercapai apabila faktor penunjang iklim penanaman modal dapat disediakan, antara lain melalui koordinasi yang baik antar instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, sehingga tercipta birokrasi yang terarah, terpadu, transparan, biaya murah, akuntabel, adanya kepastian hukum serta iklim investasi yang kondusif di bidang ketenagakerjaan dan keamanan berusaha. Kegiatan ekonomi yang bergairah akan mampu menciptakan pasar tenaga kerja, iklim usaha yang kompetitif.

Berbagai faktor penunjang tersebut, kata dia, diharapkan dapat meningkatkan realisasi investasi dan perekonomian di Kabupaten Muara Enim. Sebab, lanjutnya, Kabupaten Muara Enim memiliki sumber daya alam yang kaya. Apabila dikelola dengan baik dapat menjadikan Kabupaten Muara Enim sebagai pilihan bagi para investor.

Ditambah lagi dengan berbagai kemudahan perizinan berusaha yang diberikan, diharapkan akan membuat para pelaku usaha/investor semakin bergairah untuk menanamkan modalnya di Kabupaten Muara Enim. Namun, investasi yang masuk tetap harus dikendalikan agar investasi tersebut betul-betul bisa mendatangkan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah.

Disamping itu, pengendalian terhadap arus investasi juga diperlukan agar investasi yang dilakukan senantiasa selaras dengan kebijakan penanaman modal dan pembangunan ekonomi nasional, sehingga terjadi sinkronisasi yang harmonis antara pembangunan daerah dan pembangunan nasional. “Saya menyadari bahwa pemerintah Kabupaten Muara Enim harus tetap bekerja keras untuk menjadikan Kabupaten Muara Enim sebagai Kabupaten yang ramah investasi,” harapnya.(ozi)

Komentar

Berita Lainnya