oleh

IMF Sebut Ekonomi Global Akan Negatif, Gubernur BI : Indonesia Akan Bangkit

Sumeks.co – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun ini mengarah ke angka 2,3 persen. Hal ini dia ungkapkan dalam Telekonferensi Pers Perkembangan Ekonomi Terkini, Jumat (17/4).

Padahal, Dana Moneter Internasional (IMF) memprediksi kalau pertumbuhan ekonomi secara global akan tumbuh negatif hingga 3 persen. Namun, Perry meyakini kalau ekonomi Indonesia akan bangkit dengan berbagai kebijakan yang telah dikeluarkan.

“Kita akan terus upayakan ekonomi kita tahun ini bisa capai 2,3 persen dengan berbagai langkah kebijakan. Bagaimana quantitative easing BI bisa lebih cepat, restrukturisasi OJK bisa lebih cepat, itu agar bisa mencapai proyeksi pertumbuhan 2,3 persen,” ungkap dia.

Kata dia, pertumbuhan itu berdasarkan proyeksi pertumbuhan ekonomi pada kuartal I sebesar 4,7 persen, 1,1 persen d kuartal II, kemudian di kuartal III di angka 1,3 persen dan 2,4 persen pada kuartal IV. Proyeksi inilah yang menjadikan pihaknya optimistis pertumbuhan ekonomi tahun bisa mencapai 2,3 persen yang tentunya terhindar dari resesi ekonomi.

“IMF memang proyeksi minus 3 persen, tapi kan kita lihat bagaimana stimulus fiskal di Eropa, AS, The Fed, bagaimana pencegahan Covid. Kita pantau AS mulai buka ekonominya, Jerman juga buka toko-toko, ini terus berkembang, jadi akan ada langkah lanjutan,” tambahnya.

Perry pun mengatakan akan terus melakukan pemantauan terhadap langkah-langkah negara lain dalam memberikan stimulus untuk menghindari resesi ekonomi. “Tentu kami akan terus monitor, perkembangan dari waktu ke waktu maka pada waktunya, kami akan bertemu dan lakukan assessment kembali,” tutupnya.(jawapos.com)

Komentar

Berita Lainnya