oleh

Indonesia Butuh Banyak Tambahan Spektrum untuk 5G

SUMEKS.CO- Indonesia membutuhkan total 2.047 megahertz (MHz) tambahan spektrum frekuensi radio untuk memastikan pemerataan jaringan internet 5G. Juga untuk mendukung teknologi jaringan 4G yang sudah terbangun.

Saat ini, kata Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR kemarin (7/6), Indonesia memanfaatkan 737 MHz frekuensi radio. Spektrum frekuensi radio bisa dianalogikan sebagai oksigen dalam implementasi teknologi internet 5G. Untuk itu, kata Johnny, pemerintah terus melakukan farming dan refarming guna menambah kapasitas spektrum frekuensi radio untuk jaringan internet.

”Tahun 2021 Kemenkominfo melakukan pembebasan frekuensi baru untuk mobile broadband sebesar 900 MHz. Untuk periode 2022–2024, kami berencana menambah frekuensi 1.190 MHz sehingga total farming spektrum pada 2024 mencapai 1.310 MHz,” jelas dia.

Saat ini, kata Johnny, telah tersedia satelit yang beroperasi dengan kapasitas 21 gigabits per second (Gbps). Pada 2021 akan ditambah dengan kapasitas 9 Gbps, kemudian ditambah lagi 7 Gbps pada 2022. ”Sehingga sampai 2024 akan tersedia kapasitas sekitar 117 Gbps,” katanya.

Komentar

Berita Lainnya