oleh

Indonesia Harus Puas Jadi Peringkat Ketiga

SUMEKS.CO-BALIKPAPAN – Sebagai tuan rumah, menempati peringkat ketiga dalam sebuah kejuaraan tidaklah ideal. Pantasnya ya juara. Namun, kenyataan itu harus diterima Tim Pelajar Indonesia U-18 setelah hanya mampu berebut peringkat ketiga dengan kalahkan Korea Selatan 5-3 pada 47th Asian Schools Football Championship 2019 di Stadion Batakan, Balikpapan, sabtu (23/11).

Capaian ini juga diraih dengan susah payah. Mereka baru bisa memastikan peringkat ketiga setelah melalui adu penalti. Tos-tosan harus dilakukN setelah diwaktu normal dan perpanjangan waktun2x0 menit kedudukan sama kuat 1-1.

“Ini sebuah kebanggaan karena kegiatan seperti ini tidak hanya ada di Jawa tapi juga di luar Jawa. Terbukti, ajang ini berlangsung sukses, bahkan di laga semifinal stadion penuh layaknya, ini seakan-akan lebih dari sebuah bigmatch. Untuk liga saja belum tentu sebesar ini, dan ini menjadi lebih dari sebuah bigmatch di liga 1,” terang Sesmenpor Gatot S. Dewa Broto saat hadir di kejuaraan tersebut.

Dalam pertandingan ini, tim pelajar Indonesia mengambil inisiatif serangan sejak awal. Dua pemain sayap Muhammad Supriadi dan Christian Robertus Rumbiak kerap melancarkan tusukan-tusukan yang merepotkan pertahanan Korsel. Tim Pelajar Indonesia U-18 baru pecah kebuntuan menit ke-17 melalui Supriadi.

Korea Selatan mampu samakan kedudukan di babak kedua. Ketika pertandingan baru semenit, Kim Gang Bin yang berada dalam posisi bebas tanpa kesulitan menaklukkan kiper Sabda Yoga. Kedudukan ini bertahan sampai waktu normal yang dilanjutkan dengan perpanjangan waktu.

Saat pemenang di pertandingan ini harus ditentukan melalui drama adu penalti, kelima algojo tim berjuluk Elang Muda Asia sukses jalankan tugasnya. Tendangan Komang Teguh Trisnanda, Fadhil, Ikhwan Ali Tanamal, Adam, dan Supriadi menjebol gawang Korea Selatan. Untuk penendang dari wakil Negeri Ginseng, penendang pertama Korsel dapat ditahan kiper Sabda Yoga. Skor 5-3 pun menjadi penutup drama ini.

“Saya sangat puas dan apresiasi semangat juang anak-anak sepanjang pertandingan. Mereka.betul-betul all out di laga ini,” ungkap pelatih Tim Pelajar Indonesia U-18 Bambang Warsito.

Sementara itu, titel juara dalam turnamen edisi ke-47 ini kembali diraih Thailand, setelah di final menundukkan Malaysia dengan skor 2-1. Chukid Whanpraphao mencetak gol pertama bagi tim juara bertahan itu pada menit ke-17. Keunggulan tim dari negeri Gajah Putih itu digandakan oleh Kittisak Roekyamde pada menit ke-65. Empat menit sebelum laga berakhir, Malaysia mampu memperkecil defisit ketertinggalan melalui tendangan Azzaniz Adzri.(kmd)

Komentar

Berita Lainnya