oleh

Indosat Ooredoo, Solusi Layanan Data Terjangkau

PALEMBANG – Pada masa Pandemi Covid-19, semua aktifitas tidak lagi dilakukan secara tatap muka melainkan online, termasuk Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Untuk itu diperlukan kuota. Pada awal diterapkan PJJ, ada begitu banyak keluhan dari para orang tua lantaran kesulitan membeli kuota. Indosat Ooredoo hadir dan menjadi solusi bagi para orang tua. Perusahaan ini menghadirkan layanan data dan pulsa yang sangat terjangkau. Salah satunya, paket IMClass 30GB.

Seperti yang dirasakan oleh Meylinda, orang tua dari Ozan (9) dan Rania (6) ini yang sangat terbantu dengan layanan data dari Indosat. Pasalnya, kedua anaknya tengah sekolah di SD Muhammadiyah 6 Palembang dan sama menggunakan sistem PJJ. “Setiap pagi pasti PJJ dengan guru masing masing,” katanya.

Sebelum menggunakan operator Indosat Ooredoo, perempuan berusia 38 tahun itu mengaku selalu mengeluh karena harga kuota internat yang sangat mahal. “Saat awal PJJ, isi pulsa Rp 120 ribu untuk 17 GB paling tahan 2 minggu sudah habis. Ya karena anak dirumah, jadi aktifitasnya selain PJJ, main internet games, tiktok atau buka youtube, makanya kuota cepat habis,” ucap dia.

Ternyata, kata dia, kondisi ini tidak hanya dialami dirinya. Orang tua lain pun mengeluh. Kemudian, sekitar satu bulan PJJ berjalan, pihak sekolah memberikan informasi ada pembagian kartu Perdana IM3 Ooredoo dari Indosat Ooredoo secara gratis. “Awalnya diminta aktivasi kartu dan isi pulsa Rp 10 ribu dan beli paket IMClass 30GB hanya Rp 1, kami ikuti dan ternyata bisa dan sangat murah,” katanya.

Hanya saja, kata dia, akses layanan paket IMClass ini terbatas pada channel belajar. Sebaliknya, aktifitas intenet kedua tidak hanya PJJ, tetapi banyak. Makanya, cek pembelian data di myIM3. Pilihannya pada 5 GB Rp 25 ribu. Dikatakan perempuan yang bekerja sebagai ASN tersebut, dirinya sangat terbantu dengan adanya layanan data dari Indosat Ooredoo sebab harga sangat terjangkau dan tentu sinyal kuat.

Kalau download atau kirim video cepat tanpa buffering. “Kalau lagi sibuk dan baru bisa kirim tugas anak pada malam hari, sinyal tetap stabil, ngak turun padahal sudah dipakai berhari hari. Berbeda dengan layanan data seluler lain. Kalau sudah over kuota akan lemot,” ucap dia.

Masih kata Meylinda, Indosat Ooredoo sangat terjangkau. Tidak hanya layanan data tetapi juga voice dan SMS. Dirinya biasa beli pulsa Rp 30 ribu. Peruntukannya, Rp 25 kuota 5 GB dan Rp 5 ribu pulsa. Kuota 5 GB itu bisa tahan sampai 10-14 hari tanpa wifi, tergantung pemakaian. Sedangkan voice Rp 5 ribu itu bisa nelpon all operator.

“Hanya Rp 5 ribu, saya bisa nelpon sesuka-nya. Tidak hanya sesama Indosat tetapi juga ke all operator. Coba kalau operator lain waduh mahal banget, habis beli pulsa saja,” ucap dia.

Kalau untuk SMS, Meylinda memang sudah jarang bahkan tidak pernah lagi menggunakan sebab dirinya menggunakan Whattaps. Makanya, istri dari Chandra ini merekomendasikan kartu Indosat ini ke teman dan keluarga. Sebab memang sangat murah dan membantu apalagi di masa pandemi.

“Kebutuhan layanan data di saat ini sangat tinggi. Jadi harus pintar pilih operator dan Indosat sangat membantu saya dan orang tua lain. Saya sharing sama orang tua lain yang data kartu pun setuju. Ya, kalau saran saya sih pakai coba dulu, lihat keunggulan kartu perdana Indosat. Kalau memang tidak sesuai tinggal ganti atau balik lagi ke kartu sebelumnya,” sebut dia.

Berbeda dengan Odi Arya. Ia mengaku, fasilitas layanan data internet Indosat Ooredoo tidak hanya membantu pekerjaanya sebagai uploder dan admin media sosial di Kota Palembang. Tetapi juga, penyediaan internet yang berkualitas dan terjangkau untuk anaknya sekolah dan menonton Youtobe. Pasalnya, ketika dirinya mau kirim video ke medsos harus cepat dan butuh kuota. Kirim tanpa kendala dan masalah. “Tahu sendiri, kalau kirim video itu butuh kuota besar tapi kehadiran Indosat sangat membantu saya.”

Padahal, kata dia, dirinya tinggal di kawasan Jakabaring. Disana ada tower operator lain namun tidak sekuat Indosat Ooredoo. Bahkan, tidak hanya kuat di dalam kota tetapi juga di luar kota, perbatasan hingga perdalaman. “Saya pernah tugas di Lubuklinggau cari video, karena harus kirim saat itu juga, saya coba kirim ternyata bisa. Padahal, saya pikir pasti susah sinyal ternyata sebaliknya,” sebut dia.

Diceritakan suami dari Julia ini, awal dirinya menggunakan kartu perdana ini karena rekomendasi teman satu profesi. Sebelumnya ia menggunakan kartu perdana branding merah. Tapi itu tadi mahal, beli paket Rp 97 ribu untuk 11 GB hanya bisa tahan maksimal 21 hari. Bukan hanya butuh untuk pekerjaan, kadang ketika pulang handphone sering dipakai anak untuk nonton channel YouTube.

Istimewahnya, masih ayah dari Kiandra ini, pengguna indosat pun sering mendapatkan bonus kuota tambahan. Ia beli kuota Rp 10 GB maka akan dapat tambahan 10 GB. Jadi double kuota. Tidak berhenti disitu, Indosat pun membantu dengan pulsa dan data darurat. Jadi kalau, pelanggan kehabisan kuota bisa pakai kuota itu dulu nanti dipotong langsung setelah isi pulsa. Layanan ini berlaku dua hari. “Ini tentu sangat membantu apalagi kalau lagi urgent pada malam hari. Sedangkan kita butuh pulsa atau data untuk nelpon orang saat itu juga. Nah, kita bisa manfaatkan layanan ini. Saya sering pakai ini,”

Tak salah, lanjut Odi, dirinya merekomendasikan layanan dari Indosat ini kepada teman dan keluarga. “Rencana saya mau minta istri dan keluarga pakai Indosat juga, biar semakin murah dan membantu juga untuk dapat layanan data dan voice terjangkau,” paparnya.

Sementara itu, Ritesh Kumar Singh, Chief Marketing Officer Indosat Ooredoo, perusahaan sejak awal telah berkomitmen untuk terus berkontribusi mendukung kegiatan pembelajaran jarak jauh. “Untuk itu kami siap berkolaborasi bersama pemerintah dalam penyediaan bantuan kuota bagi pelajar dan pengajar, serta menghadirkan layanan internet dan paket data terjangkau IMClass dengan Rp1 untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat dalam menjalani kegiatan pembelajaran online di situasi sulit ini,” kata Ritesh dalam siaran pers beberapa waktu lalu.

Paket IMClass 30GB dari IM3 ini ternyata merupakan bagian dari program bantuan kuota gratis dari pemerintah untuk PJJ. Program Pendidikan Jarak Jauh adalah program dari pemerintah untuk mendukung proses belajar mengajar yang dilakukan secara jarak jauh melalui penggunaan berbagai media komunikasi. Bantuan kuota internet untuk PJJ diberikan kepada para pelajar, mahasiswa, guru yang tidak dapat mengikuti Pendidikan secara tatap muka atau regular dalam periode September – Desember 2020.

Paket pintar IMClass 30GB dengan harga hanya Rp1 ini bisa digunakan untuk mengakses platform belajar online terpopuler dan portal edukasi universitas-universitas di Indonesia. Paket IMClass dapat dinikmati kapan saja, dimana saja dengan masa aktif 30 hari dan pelanggan bisa dengan mudah mendapatkannya melalui aplikasi myIM3.

“Indosat Ooredoo bersama pemerintah telah membantu jutaan guru dan siswa di Indonesia dengan menyediakan akses internet yang mudah dijangkau dan berkecepatan tinggi. Indosat Ooredoo juga melakukan beberapa kerja sama strategis dengan mitra global untuk meningkatkan layanan digital bagi pelanggan retail maupun korporasi,” tukasnya. (yun)

Komentar

Berita Lainnya