oleh

Infaq dan Shodaqoh Semakin Mudah Pakai QRIS

 

SUMEKS.CO, PRABUMULIH – Warga Kota Prabumulih semakin dipermudah untuk menyalurkan zakat, infaq dan shodaqoh. Sejumlah masjid disini sudah dipasang Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) yang bisa dipakai untuk berdonasi secara online.

“Dengan menggunakan QRIS, maka warga Kota Prabumulih bisa berzakat dari rumah asal mempunyai barcode,” ujar pimpinan Bank SumselBabel Prabumulih, Tian Kedaumpu Yamin saat sosialisasi di Masjid Al Ikhwan, Senin (19/4). Kegiatan ini kerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Prabumulih.

Menurut Tian, pihaknya sudah mencetak 166 barcode QRIS dan akan ditempel di setiap masjid di Kecamatan Prabumulih Utara dan Barat. “Hari ini ada 40 pengurus masjid yang kita undang sosialisasi,” ujarnya.

Program inijuga sejalan dengan program Pemkot Prabumulih untuk bedah rumah. “Karena infaq dan shodaqoh yang masuk bisa digunakan untuk bedah rumah. Dimana 900 rumah di kota Prabumulih diantaranya berasal dari Baznas,” terangnya.

Dengan ditempelnya barcode infaq dan sodakoh di 166 masjid di kota Prabumulih, masyarakat yang tidak mempunyai uang tunai bisa berinfaq. Yang penting ada saldo di rekening, Ovo atau menggunakan Gopay. “Barcode QRIS juga akan disebar di grup pengajian dan tempat keramaian supaya lebih banyak yang akan mengeluarkan zakatnya,” imbuh Tian.

Wakil Walikota Prabumulih, H Andriansyah Fikri menambahkan, zakat, infaq dan sodaqoh tak asing lagi bagi warga Kota Prabumulih. “Hari ini Bank Sumsel Babel dan Baznas mensosialisasikan cara berinfaq dan zakat menggunakan teknologi foto barcode dan menentukan nominal yang ingin disumbangkan,” lanjutnya.

Barcode yang disebar terbagi, ada yang berhubungan dengan rekening Baznas dan barcode yang berhubungan dengan rekening masjid. “Yakinkanlah dana yang kita sumbangkan ini akan kita gunakan dengan sebagaimana mestinya, pengelolaan akan transparan dan pasti akan digunakan untuk keperluan membesarkan Agama Islam. Untuk membantu saudara-saudara kita yang seiman dan seagama yang masih kekurangan,” katanya.

Fikri juga berharap hal itu disebarkan kepada masyarakat, perusahaan-perusahaan dan lembaga sehingga yang berkeinginan membayar zakar, infaq dan shodakoh bisa langsung secara online.(chy)

Komentar

Berita Lainnya