oleh

Influencer H Zetrialdi Goechie, Bekali Mahasiswa Jiwa Enterprenuer Pada Kuliah Iftitah UIN Radeh Fatah Palembang

SUMEKS.CO- Membuka kegiatan akademik semester genap tahun 2020, Program Studi (Prodi) Pendidikan Kimia, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), UIN Raden Fatah Palembang, menggelar Iftitah dan Seminar Motivasi. Yang diikuti tidak hanya dari Prodi Pendidikan Kimia, namun juga dari Prodi PAI, Fisika, dan juga Ketua dan Sekretari Prodi darj 12 Prodi di FITK.

Ketua Panitia Sekaligus Ketua Prodi Pendidikan Kimia, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Raden Fatah Palembang, Muhammad Isnaini mengatakan tujuannya  adalah untuk memberikan motivasi, terhadap mahasiswa, untuk mengembangkan potensi dirinya, selain menjadi guru.

“Oleh karena itu tema dari seminar ini adalah peluang kerja kewira usahaan di era mileina 4.0 mennuju indonesia maju,” kata Isnaini, saat acara Iftitah dan Seminar Motivasi di ruang Seminar FITK, UIN Raden Fatah Palembang, kemarin (17/2).

Harapannya, dari kegiatan Iftitah dan Seminar tersebut, dapat meningkatkan silahturahmi dosen dan mahasiswa, mencari bibit kewirasuhsan yang ada pada diri mahasiswa. “Lalu dapat dikembangkan pada divisi kewirausahaan, di organisasi himpunan mahasisa program studi,” ungkapnya.

Pembicara yang diundang adalah Zetrialdi Goechie, seorang motivator intrepreneur yang juga  Direktur PT Utama Zena Nirmala Sentosa. Yang produknya dikenal ektrak kulit manggis Garcia.

Ia mebicarakan soal intrepreneur, membekali mahasiswa untuk berusaha. Menurutnya membentuk karakter ini harus di lakukan sejak kecil, tapi mahasiswa juga belum berlambat untuk giat mengasa jiwa dan mental enterprenuernya.Kemudian menceritakan pengalaan sejak Sekolah Menengah Pertama (SMP) sudah giat bekerja apa saja, enterpreneur yang hanya tamatan STM jurusan bangunan bisa sukses menjadi pengusaha.

Menurur Zetrialdi, membangun suatu bisnis tentu banyak tantangan yang dihadapi. Maka kuncinya tidak boleh menyerah. “Tips agar tidak menyerah adalah tanamkan dalam diri bahwa iktiar atau berusaha itu adalah kewajiban, soal hasil adalah ranahnya Allah. Orang yang mudah menyerah adalah orang yang tidak percaya Allah,” katanya.(cj17)

Komentar

Berita Lainnya