oleh

Ingat! Pendaki Dempo Jangan Dekati Kawah dan Menaiki Alat Seismometer

PAGARALAM – Pos Pemantau Gunung Api Dempo memastikan kondisi terkini Gunung Api Dempo (GAD) masih berada di level I atau aktif normal belum mengalami perubahan status, sedangkan Gunung Merapi di Djogja beberapa waktu lalu mengalami erupsi letusan.

Ketua Pos Pemantauan Gunung Api Megian Nugraha mengatakan, berdasarkan rekaman alat seismograf, GAD menunjukkan penurunan kegempaan, mulai dari embusan, vulkanik dalam, vulkanik dangkal, vulkanik jauh hingga nihil tremor.

“Meski kegempaan Gunung Api Dempo (GAD) mengalami penurunan sejak dua pekan lalu, namun disarankan para pendaki tidak mendekati kawah Dempo, apalagi mendekati ataupun menaiki alat pemancar seismometer di bibir kawah Merapi-Dempo bisa membahayakan pasalnya aktifitas kegempaan gunung api dempo tdak termonitor dengan efektif,” tegas Megian.

Dijelaskan Megian, tercatat seminggu terakhir ada sebanyak 6 kali gempa tektonik jauh bersumber dari gempa di pulau jawa beberapa waktu lalu, sedangkan gempa vulkanik dan tremor nihil sementara kondisi dikawasan puncak dempo berdasarkan pengamatan visual cerah terkadang berkabut.

“Kondisi kekinian Gunung Api Dempo hingga beberapa waktu ke depan, kami belum bisa memastikan. Sebab fenomena alam tidak bisa ditebak sebelumnya. Terpenting, kita harus selalu meningkatkan kewaspadaan atas segala kemungkinan yang terjadi terhadap gunung Dempo,” terangnya.

Lebih jauh kata Megian, berdasarkan kondisi yang ada, sejauh ini Gunung Api Dempo dikategorikan masuk bertipe A sama seperti Gunung Merapi lainnnya di Indonesia masih berpotensi membahayakan bagi siapapun yang berada didekat radius 3 kilometer. Juga zona berbahaya dari bibir kawah Dempo. (ald)

 

Komentar

Berita Lainnya