oleh

Ingin Jadi Honorer Pol PP, Pria Ini Diminta Uang Rp 38 Juta

SUMEKS.CO – Hanya diimingi bekerja sebagai tenaga honorer Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP), seorang pria di Palembang harus kehilangan uang Rp38 juta yang dibawa kabur Aprizal, seorang oknum honorer Sat Pol PP Kota Palembang.

Korban HR (33), yang kesal karena hingga kini belum juga mendapati pekerjaan di Sat Pol PP didampingi kuasa hukumnya Ruli Ariansyah SH dan Ramo Rafika SH melaporkan kejadian tersebut ke Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Sukarami Palembang.

Menurut Ruli, sebelumnya pelaku datang ke rumah korban untuk menemui orangtua korban. Lalu, pelaku mengatakan, dia bisa menolong korban untuk bekerja sebagai tenaga honorer Sat Pol PP.

“Dia (pelaku) langsung meyakinkan kedua orang tua klien kami, bahwa orang tua tiri dan saudaranya bekerja di Dinas dan berjanji bisa membantu korban,” katanya.

Setelah sepakat, lalu pada November 2019 pelaku menerima uang Rp38 juta. Namun hingga kini, iming-iming dan janji bekerja sebagai honorer Sat Pol PP juga belum diterima korban. Malah sejak Januari 2020 lalu, pelaku sudah tidak memberikan kabar lagi.

“Menurut pelaku, alasannya SK masih di atasan dan berkas belum selesai. Korban mulai curiga dari akhir Januari pelaku sudah ada kabar, dan Februari 2020 korban melaporkannya ke Polsek Sukarami,” terangnya.

Ternyata, tambah Ruli, pelaku ini juga pernah melakukan penipuan terhadap keluarganya sendiri dengan modus yang sama. “Dua kakak ipar pelaku juga menjadi korban. Sudah memberikan uang Rp 20 juta dan kedua Rp 45 juta,” tandasnya.

Sementara itu, Kapolsek Sukarami Kompol Irwanto SIK membenarkan laporan korban. “Laporan korban langsung kita tindaklanjuti dan bahkan pelaku sudah kami amankan. Sudah seminggu mendekam di Polsek Sukarami. Pasal yang kita dikenakan yakni pasal 378 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara,” terang Irwanto.

Dikonfirmasi terpisah, Kasat Pol PP Kota Palembang, GA Putra Jaya mengungkapkan, bahwa Aprizal bekerja sebagai honorer di instansi yang dia pimpin itu. “Memang benar dan saat ini masih berstatus sebagai honorer di Sat Pol PP kota Palembang. Namun, kasus yang membelitnya merupakan kasus pribadi,” tutupnya.(dho)

 

 

Komentar

Berita Lainnya