oleh

Ingin Tetap Eksis, Sekolah Harus Inovasi

PAGARALAM – Inovasi lembaga pendidikan mutlak dilakukan. Langkah ini sebagai upaya untuk tetap eksis memberi pelayanan pendidikan kepada peserta didik. Demikian disampaikan Dr Saipul Annur M.Pd pada kegiatan Pembinaan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) di SMK PGRI Kota Pagaralam, Senin (29/3/2021).

Kegiatan yang tergabung dalam Program Pengadian Kepada Masyarakat (PKM) sejak 28-29 Maret tersebut, mengikutsertakan mahasiswa Program Studi (Prodi) Magister Manajemen Pendidikan Islam (MPI) FITK Fakultas Tarbiyah UIN Raden Fatah Palembang. Setidanya dua kegiatan dilaksanakan dalam program tersebut masing-masing pada 28 Maret Pendampingan Manajemen Masjid di Masjid Nurul Islam Pagaralam dan pada 29 Maret Pembinaan MBS di SMK PGRI Pagaralam. Dalam program tersebut juga melibatkan beberapa dosen MPI seperti Dr Maryamah, M.Pd.I, Dr Win Afgani, M.Pd dan beberapa staf lainnya.

Masih kata Saipul, dibutuhkan kepiawaian sekolah dalam mengkemas dan mensikapi kondisi terkini di masyarakat. Tentunya seiring dengan perubahan zaman, kondisi dan kebutuhan pelayanan pendidikan pun ikut berubah. Inilah yang harus disikpai sekolah.

“Kita harus pahami maunya konsumsen. Masyarakat adalah konsumen pendidikan, kita harus cermati itu. Selain itu juga dibutuhkan kemampuan manajemen sekolah yang handal agar bisa meingkatkan mutu pendidikannya,” terangnya. Ia juga menyarankan, sekolah bisa memasang nama-nama tokoh atau pendiri sekolah sebelumnya, ini sebagai bentuk menanamkan ikatan emosional yang tinggi antara sekolah dengan keluarga dari nama-nama yang diabadikan tersebut.

Pembinaan MBS di SMK PGRI Kota Pagaralam sendiri langsung dihadiri Kepala Sekolah (Kepsek) Tunarmin, S.Pd, Wakil Kepala Sekolah dan para guru. “Sebagai SMK PGRI yang hingga kini tetap eksis, tentunya patut dibanggakan. Ini sangat luar biasa. Artinya, SMK PGRI mampu memberikan pelayanan pendidikan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat. Saya sangat bangga khususnya para guru di sini (SMK PGRI,red),” ungkap Saipul yang juga selaku Ketua Prodi MPI FITK UIN Raden Fatah Palembang ini.

Kalaupun SMK PGRI Pagaralam akan membuka jurusan baru untuk menjawab apa yang dibutuhkan masyarakat, mengapa tidak? Silahkan kita buat jurusan baru. Dengan dimikian ada inovasi sekolah, dengan tata kelola sumber daya yang ada. “Tapi ingat. Membuka jurusan ini tantangannya berat. Kita harus siap dengan segala konsekuensi yang ditimbulkan, saya yakin dengan usia SMK PGRI Pagaralam yang mencapai 25 tahun lebih ini sudah banyak pengalaman yang didapat. Sehingga, semuanya sudah dipikirkan dengan matang,” paparnya.

Sementara Kepala SMK PGRI Pagaralam Tunarmin, S.Pd memberi apresiasi diadakannya program PKM. Terlebih, banyak hal yang didapat dalam diskusi yang disampaikan. “Saya sangat berterima kasih atas kehadiran program PKM ini. Semoga memberi wawasan dalam upaya peningkatanmutu pendidikan di SMK PGRI,” katanya.

Ia menambahkan, jumlah siswa SMK PGIR Pagaralam 340 orang, dengan konsentrasi jurusan Akuntansi. Pada 2021 ini, SMK PGRI akan membuka Jurusan Asisten Keperawatan. Diharapkan dengan kehadiran jurusan baru ini, akan memberi dampak positif bagi sekolah.

“Selanjutnya pada penerimaan siswa baru 2021 ini juga, SMK PGRI Pagaralam akan mengratiskan SPP kepada siswa. Ini sebuah terobosan baru yang dilakukan sekolah dalam upaya mendorong pengingkatan kualitas pendidikan,” pungkasnya seraya mengatakan SMK PGRI juga telah memiliki guru alumni kebidanan. (asa)

Komentar

Berita Lainnya