oleh

Ini Alasan Barang Liquid Dilarang Masuk Kabin

PALEMBANG – Setiap kali pelepasan dan pemeriksaan barang-barang bawaan jemaah calon haji (JCH) Embarkasi Palembang, petugas AVSEC (Aviation Security) selalu menyita benda yang dilarang dibawa masuk dalam pesawat menggunakan tas tenteng. Tak ayal, puluhan atau ratusan barang-barang tersebut harus ditahan saat pemeriksaan terhadap JCH sebelum pelepasan.

Harris D, salah satu petugas AVSEC Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II mengatakan bahwa larangan membawa berbagai jenis barang berupa cairan, gas, dan liquid sudah menjadi aturan penerbangan internasional. Dan isinya tidak boleh lebih dari 10 ml setiap itemnya.

“Barang-barang tersebut dapat menyebabkan bau menyengat di dalam pesawat atau risiko meledak. Karena itu dilarang dibawa menggunakan tas tenteng,” kata Harris usai pelepasan JCH kloter 10 gelombang pertama di aula Asrama Haji Palembang, Selasa (16/7).

Kalaupun harus dibawa, tambah Harris, barang-barang tersebut harus dimasukkan dalam bagasi dan isinya tidak boleh lebih dari 10 ml. “Kalau ketahuan saat pemeriksaan bagasi, terpaksa harus ditinggalkan,” ujarnya.

Diketahui beberapa barang bawaan JCH yang harus ditinggalkan tersebut seperti pasta gigi, parfum, deterjen, sambal, dan benda cair lainnya. (dom)

Komentar

Berita Lainnya