oleh

Ini Bukan Kehendak Saya

SUMEKS. CO – Daus Mini sakit hati dan marah pada salah satu netizen yang menyandingkan dirinya dengan binatang. Daus Mini kini sedang berkonsultasi dengan pengacara apakah perlu mengambil langkah tegas dengan membawa masalah ini ke ranah hukum atau tidak.

Daus secara pribadi ingin kasus ini menjadi pelajaran bagi banyak orang supaya tidak lagi mengomentari bentuk fisik seseorang yang merupakan pemberian Tuhan. Daus Mini ingin agar orang lain tidak menjadi korban body shaming seperti yang dialaminya.

“Daus pengin ini pelajaran buat semuanya. Daus begini bukan kehendak Daus, ini takdir Tuhan. Kalau Daus bisa, Daus pasti request. Tapi ini kan sudah takdir Tuhan. Kita harus terima,” katanya saat ditemui di bilangan Tendean Jakarta Selatan Kamis (29/10).

Diungkapkan Daus Mini, body shaming sejatinya sudah sering didapatinya sejak masih duduk di bangku sekolah dulu. Sayangnya, sampai saat ini dia masih kerap mengalaminya

“Di YouTube juga sering ada yang ngata-ngatain fisik Daus, nggak ngerti maunya apa,” keluhnya.

Pada saat masih kecil dulu, Daus Mini menduga orang yang mencibir bentuk fisiknya supaya mereka bisa lebih akrab. “Kalau ini kan dia mau SKSD, sok kenal sok dekat dengan ngatain fisik.”

Namun saat ini body shaming sudah benar-benar tak dibolehkan. Jika hal itu diungkapkan melalui media sosial, pelakunya bisa dijerat dengan UU ITE. Daus Mini ingin membawa netizen yang telah mengatainya keterlaluan ke ranah hukum bukan semata kepentingan dia sendiri. Tapi supaya menjadi pelajaran berharga bagi banyak orang.

“Ada 2 lah (yang rencananya mau dilaporin) di IG dan YouTube,” tutur Daus Mini. (Abdul Rahman/jawapos.com)

Komentar

Berita Lainnya