oleh

Ini Cara Keluarga Kerajaan Aceh Peringati 1 Muharam

BANDA ACEH – Peringatan 1 Muharam dilakukan keluarga Kerajaan Aceh Darussalam di Istana Darul Ihsan, Banda Acah, Ahad (1/9) dengan pengibaran bendera. Bendera alam pedang pun berkibar di istana keluarga besar pewaris Kerajaan Aceh Darussalam.

Ketua panitia pelaksana acara Khairul, mengatakan, pengibaran bendera alam pedang dilaksanakan bersamaan dengan peringatan tahun baru Islam 1 Muharram 1441 Hijriah.

“Alam pedang ini bendera adat istiadat, bendera pemersatu, dan bendera penyemangat masyarakat Aceh. Bendera ini warisan yang sudah ada sejak ratusan tahun silam,” kata Khairul.

Bendera alam pedang merupakan bendera Kerajaan Aceh Darussalam yang sudah ada sejak ratusan tahun silam. Bendera ini berwarna merah serta bintang dan bulan sabit putih. Di bagian bawah ada pedang, yang juga berwarna putih.

Upacara pengibaran dipimpin pewaris dan pengemban amanat Kerajaan Aceh Darussalam Tuanku Muhammad (I) ZN Al Haj.

Para peserta upacara mengenakan baju kebesaran seperti baju adat Aceh. Termasuk mengenakan lencana penghargaan di dada.
Selain keluarga pewaris Kerajaan Aceh Darussalam, peserta upacara juga berasal dari keluarga raja India, Sri Lanka, Thailand, Malaysia, serta kerajaan nusantara seperti dari Melayu, Riau.

Upacara diawali laporan komandan upacara kepada pemimpin upacara. Kemudian, enam lelaki, tiga pengibar merah putih dan tiga bendera alam pedang, bersamaan berjalan menuju dua tiang bendera yang dibangun permanen.

Bendera pertama yang dikibarkan adalah merah putih yang diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya. Selanjutnya, pengibaran bendera alam pedang yang diiringi selawat yang dibawakan sekelompok orang.

Usai pengibaran, pemimpin upacara membacakan maklumat diraja Kerajaan Aceh Darussalam. Maklumat berisi bendera alam pedang merupakan simbol semangat perjuangan penyebaran dakwah Islamiyah di Aceh.

Alam pedang sebagai bendera pembawa keislaman, keagamaan, dan adat istiadat telah dipenuhi dengan nilai filosofis Pancasila sebagai falsafah kebangsaan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (M.Haris Setiady Agus/ant/dom/jpnn)

Komentar

Berita Lainnya