oleh

Ini Cara Melawan Hoaks Door to Door

KUNINGAN – Mendekati Pilpres 2019, isu hoaks semakin gencar menyerbu masyarakat. Seperti video yang viral di media sosial, tiga orang emak-emak melakukan door to door untuk menyebar hoaks. Master C19 Portal KMA menjadi garda terdepan memeranginya.

Ketua Dewan Pembina Master C19 Portal KMA, Ahmad Syauqi yang juga putra cawapres KH Ma’ruf Amin mengajak masyarakat melawan penyebaran hoaks seperti itu. “Penyebaran hoaks sudah tidak lagi di medsos. Tapi sudah dilakukan secara door to door. Kondisi ini tentu semakin mengkhawatirkan,” tandasnya saat berkunjung ke Pondok Pesantren (Ponpes) KH Mustofa, Cirendang, Kuningan, Jawa Barat.

Memang, Gus Oqi-panggilan Ahmad Syauqi-getol mengampanyekan anti hoaks. Ya, sebelumnya putra kelima Kiai Ma’ruf ini juga meluncurkan Gerakan Nasional Indonesia Tolak Hoax (Ganas ITH).

“Penyebaran hoaks ini akan kami lawan dengan Ganas ITH,” akunya.

Gagasan Gus Oqi itu disambut antusias dari para kiai kampung dan ustadz yang berkumpul di Ponpes KH Mustofa. Bahkan para kiai siap menggerakkan para santrinya untuk melakukan door to door. “Gerakan ini sebagai perlawanan dari gerakan penyebaran hoaks,” tandas KH Mustofa.

Gus Oqi bertandang ke kediaman Ponpes pimpinan KH Mustofa didampingi calon legislatif (caleg) Provinsi Jawa Barat, Yosep Yusdiana. Caleg dari Partai Nasdem itu mengungkapkan, gerakan penyebaran hoaks khususnya di Jawa Barat memang sudah mulai massif. “Video tiga orang emak-emak yang viral di medsos itu orang Jawa Barat. Dan lokasinya juga di Jawa Barat. Mereka sudah door to door,” tandasnya.

Karena itu, Yosep sepakat jika gerakan menyebar hoaks secara door to door itu harus dilawan. Caranya? Kata Yosep, juga harus melakukan door to door. “Kita punya banyak relawan, santri yang bisa menjadi mesin melawan mereka. Relawan dan santri tinggal mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah percaya dengan berita yang disampaikan. Seperti pesan Kiai Ma’ruf, setiap berita harus diteliti, kalau bisa tabayun agar menemukan kebenarannya,” jelasnya.(kmd)

Komentar

Berita Lainnya