oleh

Ini Cerita Bamsoet Atas Berpulangnya Tokoh Otomotif Indonesia

JAKARTA – Meninggalnya tokoh otomotif Indonesia Helmy Sungkar menjadi kenangan bagi Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. Dia menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Helmy Sungkar.

Ayahanda pembalap nasional Rifat Sungkar dan Rizal Sungkar ini telah meninggalkan berbagai legacy selama hidupnya. Antara lain mempromotori kegiatan olahraga otomotif nasional, terutama balap motor mulai dari road race, motocross, hingga drag race.

“Bahkan saat even olahraga otomotif seperti motocross sedang lesu, almarhum tetap tegar menggelar acara balap walaupun tanpa sponsor dan harus merogoh uang pribadi,” ujar Bamsoet di Jakarta, Rabu (25/11).

Menurut Bamsoet, kepergian almarhum telah meninggalkan lubang dalam perkembangan olahraga otomotif nasional. “Kitalah yang kini harus mengisi lubang yang ditinggalkan tersebut,” ungkapnya.

Calon ketua umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini menilai berkat kegigihan tokoh seperti Helmy Sungkar, dunia otomotif Indonesia terus mengalami perkembangan.

Tak heran jika Motor Plus Award 2018 memberikan anugerah Lifetime Achievement pada Helmy Sungkar. Pada 2019, IMI Provinsi DKI Jakarta memberikan penghargaan kepada Helmy Sungkar sebagai promotor balap multieven.

Bamsoet menjelaskan sejak 1975, almarhum aktif mempromotori berbagai ajang balap.

Walaupun secara resmi mengundurkan diri dari dunia promotor balap pada 2014 karena alasan kesehatan, tak lantas menjadikan Helmy Sungkar jauh dari dunia otomotif. “Ia tetap menjadi orang yang disegani dan dimintai nasihat oleh berbagai kalangan otomotif,” kata Bamsoet.

Ketua ke-20 DPR RI sekaligus Ketua Dewan Pembina Motor Besar Indonesia (MBI) ini mengungkapkan bahwa pada 2015 lalu walaupun dalam kondisi belum sembuh total dari sakitnya, Helmy Sungkar rela berpanas-panasan menyaksikan event 2015 International Motocross Championship.

Kedatangannya tersebut tak lain untuk memberikan dukungan kepada para pembalap. Sekaligus melepas rindu karena sejak undur diri dari dunia balap pada 2014, belum pernah menginjakkan kaki di lintasan. Sebagai promotor, kata Bamsoet, Helmy Sungkar tak segan turun langsung ke area paddock mengunjungi tim-tim yang bertanding di even balap yang digelarnya. Sehingga bisa menciptakan komunikasi dua arah antara pihak promotor dengan pembalap dan timnya.

“Sikap rendah hati dan mudah bergaul ini menjadi perilaku yang patut ditiru oleh kita semua,” pungkas Bamsoet. (*/jpnn)

Komentar

Berita Lainnya