oleh

Ini DBH Tembakau Pagaralam

-Nasional-1.091 views

PAGARALAM – Pagaralam mesti didorong menjadi daerah penghasil tembakau. Ini akan membuat dana bagi hasil (DBH) yang didapat kota tersebut lebih besar dari sebelumnya.

Tokoh masyarakat Besemah Komjen (Purn) Susno Dujadi menuturkan, tiap tahun Pagaralam mendapatkan DBH tembakau dari pemerintah pusat. Ini karena ketentuannya memang harus demikian.

“DBH didapat dari cukai tembakau yang mesti dibagi rata ke daerah-daerah,” kata Susno.

Namun lanjut Susno, DBH yang didapat Pagaralam sangatlah sedikit. Ini karena Pagaralam bukanlah daerah penghasil tembakau. Di Provinsi Sumatera Selatan, daerah penghasil tembakau adalah Kabupaten OKU Timur dan OKU Selatan. Karenanya dua kabupaten ini mendapatkan DBH lebih besar ketimbang Pagaralam.

Dikutip dari Peraturan Menteri Keuangan Nomor 30 tahun 2018 tentang rincian DBH cukai tembakau menurut daerah provinsi dan kabupaten/kota tahun anggaran 2018, Pagaralam menerima DBH sebesar Rp 162 juta pada 2018. Sementara Kabupaten OKU Timur dan OKU Selatan dapat DBH masing-masing sebesar Rp357 juta dan Rp3,2 M.

Itulah sebabnya Susno menyebutkan, Pagaralam harus didorong menjadi daerah penghasil tembakau. Dengan demikian Pagaralam akan mendapatkan DBH yang besar. Setidaknya, DBH yang didapat Pagaraalam lebih besar dari tahun-tahun sebelumnya.

“Sudah saatnya kita berpikir untuk menanam tembakau. Apalagi, ketimbang OKU Timur, Pagaralam lebih cocok untuk jadi sentra tembakau,” tukasnya. (ald)

Komentar

Berita Lainnya