oleh

Ini Hasil Tangkapan BNN Lubuklinggau

LUBUKLINGGAU – Sepanjang 2020 Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Lubuklinggau, berhasil menggagalkan total sekitar 2,9 kg narkoba jenis sabu. Hal didapat dari beberapa penindakan terhadap rencana peredaran gelap narkoba.

Kepala BNN Kota Lubuklinggau AKBP Himawan Bagus Riyadi mengatakan secara kuantitas penindakan memang sedikit, namun secara kualitas cukup tinggi.

“Sebab dari 2,9 kg sabu itu sama dengan menyelamatkan 9 ribu orang, dan menyelamatkan kerugian uang masyarakat sekitar R 2,9 milliar,” kata AKBP Himawan didampingi Sub Bagian Umum Apandi S, Kasi P2M Maradi Yuhfan, Kasi Rehabilitasi Heradiana dan Kasi Pemberantasan Sakarya, di kantor BNN Kota Lubuklinggau, Rabu (30/12).

Dikatakannya, BNN Kota Lubuklinggau memiliki beberapa fungsi utama, selain melakukan peningdakan, juga melakukan pencegahan dan rehabilitasi, hingga pemerdayaan masyarakat.

Bidang pencegahan, tahun ini tetap dilaksanakan secara terbatas, karena berhadapan dengan masa pandemi. Dari jumlah orang yang disasar jauh menurut daru tahun-tahun sebelumnya. “Karena kita tidak bisa mengumpulkan orang banyak,” kata dia.

Dari sosialisasi ke berbagai tempat, misalnya instasi sekolah, komunitas, instansi sawasta dan dan instansi pemerintahan menyasar sekitar 553 orang dari anggaran BNN (DIPA), kemudian menyasar 8.950 dari program non DIPA, Kemudian dari sosialisasi di berbagai media diperkirakan menyasar ke 14.800 orang.

Dibidang pemerdayaan masyarakat, sepanjang tahun 2020 BNN Kota Lubuklinggau telah melakukan hampir 600 tes urine di bebagai intansi, seperti instasi pemerintahan, kelompok masyarakat, instansi pendidikan, instansi swasta, hingga lapas.

“Kemudian dari bidang rebilitasi juga agak menurun, yakni hanya 56 orang, dibanding tahun lalu 75 orang. Meski begitu jumlah sudah melampau target 35 orang per tahun. Ini karena pandemi COVID-19 membatasi tatap muka,” ungkapnya. (cj17)

Komentar

Berita Lainnya