oleh

Ini Inovasi Gojek untuk Tingkatkan Keamanan

SUMEKS.CO- Gojek kembali menghadirkan tiga inovasi baru untuk membantu mobilitas masyarakat tetap aman dan nyaman selama pandemi. Inovasi yang dilakukan super-app di Asia Tenggara ini mencakup layanan GoRide dan GoCar.

Ketiga inovasi terbaru GoJek merupakan bagian inisiatif J3K (jaga kesehatan, kebersihan, dan keamnana) yang terdiri dari alat perlindungan driver GoRide, fitur komitmen keamanan terhadap protokol J3K, dan fitur selfie verifikasi masker.

Nila Marita selaku Chief of Corporate Affairs GoJek mengatakan, pihaknya terus beradaptasi dan menghadirkan inovasi baru baik yang berbasis non-teknologi maupun teknologi untuk terus menjaga kebersihan dan kesehatan bersama. “Hal ini kami lakukan untuk menyesuaikan kebutuhan sambil terus memberikan rasa aman bagi mitra driver dan penumpang saat berada di perjalanan,” ungkap Nila

Marita, dalam keterangan resmi, Senin (19/10). Saat ini, lanjut Nita, kebersihan dan keamanan sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat termasuk saat bepergian. ”Sejak awal pandemi, kami telah sigap melakukan berbagai penyesuaian yang mengedepankan aspek kebersihan, kesehatan dan keamanan lewat inisiatif J3K pada setiap layanan kami tanpa ada pembebanan biaya tambahan,” Nila menegaskan.

Nila menjelaskan, inovasi pertama yakni fasilitas alat pelindung driver GoRide ada di 16 kota utama. Ini merupakan inovasi bersifat non-teknologi sebagai lapisan keamanan tambahan.

Fasilitas tersebut berupa sekat pelindung yang berfungsi sebagai pembatas antara mitra driver dan pelanggan. Kemudian J3K Shield yaitu pelindung wajah tambahan yang dapat ditempelkan pada kaca helm mitra driver dan berfungsi untuk mengurangi risio penyebaran virus.

Fasilitas alat pelindung ini telah didistribusikan kepada lebih dari 36 ribu mitra GoRide dan akan berlanjut secara bertahap. Sebelumnya, Gojek telah memasang lebih dari 40 ribu sekat pelindung di layanan GoCar. Inovasi kedua yakni fitur ‘Komitmen Keamanan terhadap Protokol J3K’ di aplikasi pelanggan saat memesan layanan GoRide, GoCar, atau GoBluebird demi menjaga keamanan bersama.

Melalui fitur ini, pelanggan diwajibkan menekan tombol yang menyatakan bahwa ia berkomitmen menggunakan masker, tidak bepergian dalam keadaan kurang sehat, mencuci tangan sebelum dan sesudah menaiki kendaraan, serta melakukan pembayaran nontunai. Mitra driver berhak untuk membatalkan pesanan apabila pelanggan tidak mematuhi protokol kesehatan yang telah disetujui.  Inovasi ketiga adalah fitur Ceklis Protokol J3K dan Selfie Verifikasi Masker di aplikasi mitra driver sebagai syarat wajib setiap akan beroperasi.

Di fitur Ceklis Protokol J3K, mitra wajib menyatakan bahwa ia dalam keadaan sehat, rutin mencuci tangan, telah mendisinfeksi kendaraan, akan menjaga jarak selagi menunggu orderan, dan menggunakan masker. ”Kemudian, mitra driver diwajibkan melakukan foto Verifikasi Masker dengan cara berfoto selfie guna memastikan bahwa ia menggunakan masker dengan cara yang tepat dan sesuai dengan protokol kesehatan,” terangnya.

Sebagai tambahan inovasi, Gojek juga menghadirkan fitur Geofencing yang membantu mitra driver untuk tetap menjaga jarak aman (physical distancing) dan mencegah kerumunan untuk mendukung Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta. Fitur ini mendeteksi dan memberikan peringatan jika terjadi kerumunan di antar mitra driver saat menunggu penumpang. Demi kesehatan bersama, Gojek akan memberikan sanksi bila terjadi pelanggaran terhadap aturan jaga jarak aman. (jlo/jpnn)

Komentar

Berita Lainnya