oleh

Ini Jumlah Donasi Kampanye “Patungan untuk Berbagi”

-Ekbis-186 views

JAKARTA – Kampanye donasi digital “Patungan untuk Berbagi” yang digelar OVO, Grab dan Tokopedia selama sebulan (2 Mei-6 Juni), berhasil mengumpulkan total sumbangan lebih dari Rp11,5 miliar. Dana yang terkumpul dari pengguna tiga platform digital tersebut akan disalurkan untuk akses pendidikan berkelanjutan bagi anak yatim di Indonesia melalui lembaga Rumah Yatim.

“Jadi, saat Ramadan lalu kami mengajak masyarakat tak hanya memanfaatkan momen spesial tersebut untuk berpuasa dan melaksanakan rangkaiannya, tapi juga untuk berzakat, infak dan sodakoh yang juga jadi yang utama dalam bulan tersebut,” ujar Setiawan Adhiputro, Direktur OVO, Kamis (13/6). Program ini juga menyambangi delapan kota besar di Indonesia, termasuk Palembang, dengan menggelar festival.

Dimana total ada 380 merchant Grab Food dan Tokopedia ikut serta sekaligus mengajak 800 anak yatim buka puasa bersama pengunjung dan perwakilan pemerintahan dari tiap kota pelaksanaan. “Pengunjung bisa berdonasi dalam festival tersebut, selain melalui aplikasi yang telah kami siapkan. Upaya yang kami lakukan ini juga untuk mempermudah masyarakat dalam berdonasi melalui konsep digital dan kedepannya akan jadi tren yang baik. Sekaligus bentuk kontribusi mengurangi jumlah anak yang terancam putus sekolah,” bebernya.

Penyaluran donasi dilakukan bertahap, Ramadan lalu Rumah Yatim telah mneyalurkan bantuan Rp1,5 M (paket beasiswa dan perlengkapan sekolah) kepada 4 ribu lebih anak yatim dan kurang mampu di 30 kabupaten/kota. Targetnya, donasi disalurkan kepada 30 ribu lebih anak di Indonesia. Ridzki Kramadibrata, President of Grab Indonesia menambahkan, program ini diharapkan berdampak positif berkelanjutan bagi puluhan ribu anak yatim.

Nuraini Razak, VP of Corporate Communications Tokopedia percaya, bahwa teknologi memainkan peran penting menciptakan peluang sehingga memudahkan dalam meenggapai impian. “Melalui program ini, kami menghidupkan kepercayaan ini. Kami yakin kampanye ini berdampak positif berkelanjutan bagi kehidupan anak yatim dan kurang mampu, terutama dapat membawa kami selangkah lebih dekat dalam merealisasikan mimpi melalui pendidikan,” imbuhnya.(rei)

Komentar

Berita Lainnya