oleh

Ini Jumlah Kasus COVID-19 di Pagaralam

PAGARALAM – Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Pagaralam merilis data pasien positif virus corona, tercatat total sudah mencapai angka sebanyak 64 orang terpapar virus dari Wuhan tersebut.

Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid 19 Kota Pagaralam sekaligus Wali Kota Pagaralam Alpian Maskoni didampingi Juru Bicara Samsul Bahri menjelaskan, meski new normal, pemerintah tetap mengingatkan masyarakat tidak boleh lengah, tetapi harus tetap waspada.

“Bukan saya melarang, hendaknya kita tahan dulu untuk tidak hajatan dalam skala besar demi kepentingan bersama. Selama pandemi COVOD-19, masyarakat diminta mulai membiasakan memberi salam tanpa melakukan kontak fisik, atau tidak bersalaman secara langsung dengan orang lain,” kata Alpian Maskoni, Ahad (8/11).

Kak Pian, -panggilan Alpian Maskoni, mengingatkan bahwa penyebaran virus corona sampai saat ini masih terjadi. Untuk itu, Pemkot Pagaralam melalui Satuan Tugas tak henti-hentinya mengingatkan warga untuk selalu menerapkan disiplin protokol kesehatan COVID-19.

“Wajib 3 M memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak hindari kerumunan massa, serta selalu menjaga kesehatan,” ucapnya.

Pihaknya lanjut Kak Pian, tetap mengimbau masyarakat protokol kesehatan harus tetap diterapkan secara ketat, penularan diprediksi bisa melonjak lagi jika dilonggarkan dan tidak dilaksanakan dengan baik. akibatnya daerah berubah ke tingkat zona yang lebih tinggi lagi bahkan bisa jadi ke zona merah.

“Bila demikian masyarakat sulit beraktivitas bebas segala sesuatu pasti ada pembatasan, termasuk barang komoditi pertanian kita akan sangat sulit keluar, sebab ada pembatasan. Ini yang harus kita hindari. Mari bersama kita tingkatkan disiplin protokol kesehatan demi kepentingan bersama,” tegasnya.

Ditambahkan Samsul, data positif Covid 19 Kota Pagaralam hingga 8 November 2020 total sebanyak 64 orang warga Kota Pagaralam positif corona. Dengan rincian, sebanyak 24 orang masa pemantauan diantaranya 19 orang isolasi mandiri, 4 orang isolasi di RSD Besemah, 1 orang isolasi di luar Kota Pagaralam, kemudian meninggal dunia sebanyak 3 orang dan sembuh sudah mencapai 37 orang.

“Berdasarkan rilis data Gugus Tugas COVID-19 Provinsi Sumatera Selatan, Kota Pagaralam masih masuk dalam zona oranye, tergabung bersama kabupaten/kota lainnya di Sumsel,” tukasnya. (ald)

Komentar

Berita Lainnya