oleh

Ini Kata Baku Bahasa Indonesia 

PALEMBANG – Pengurus PWI Sumsel terus meningkatkan kemampuan jurnalis di Bumi Sriwijaya. Salah satunya dengan mendatangkan ahli bahasa dari Balai Bahasa Sumsel, Linny Oktovianny.

Linny sengaja diundang memberikan coaching clinic di Rumah Besar PWI Sumsel, Selasa (30/7) pukul 14.00 WIB.

Dia menyampaikan materi penggunaan Bahasa Indonesia sesuai ejaan yang disempurnakan (EYD).

“Sering kita baca dalam suatu berita, penggunaan kata di tidak tepat. Kata depan di harus digunakan untuk menyatakan tempat. Bukan digunakan pada kata kerja tetapi ada spasi. Sebagai contoh di kerjakan. Yang benar adalah dikerjakan,” kata Linny.

Dalam kamus besar bahasa Indonesia (KBBI), lanjut Linny, ada beberapa bahasa daerah yang sudah dibakukan menjadi bahasa nasional. Seperti gancang yang berasal dari Bahasa Palembang atau Sumsel. Gancang sudah masuk dalam Bahasa Indonesia yang artinya bergegas.

“Lihat saja dalam KBBI online,” ujarnya.

Kata menunggu giliran atau antre yang benar, jelas Linny adalah antre. Bukan antri. Jika ditambah akhiran an, menjadi antrean. “Teman-teman harus tahu,” jelasnya.

Sementara itu Ketua PWI Sumsel H Firdaus Komar menyatakan bahwa pihaknya sengaja mengundang ahli bahasa dari Balai Bahasa Sumsel untuk men-charge kembali pengetahuan dan wawasan bahasa jurnalis Sumsel.

“Kita datangkan ahli bahasa dari Balai Bahasa Sumsel,” tukasnya. (dom)

Komentar

Berita Lainnya