oleh

Ini Kriteria Brigade Kenikmatan Kim Jong-un

SUDAH menjadi rahasia umum, Pemimpin Tertinggi Korea Utara selalu dikelilingi wanita penghibur. Tak terkecuali generasi ketiga pemimpin Korut Kim Jong-un. Cucu pendiri Korea Utara ini tidak perlu bersusah payah jika ingin begituan saat bepergian ke luar negeri.

Sebab, dia memiliki para wanita yang tergabung dalam Brigade Kenikmatan alias Gippeumjo.
Selain itu, mereka juga masih perawan. Ada dokter khusus yang memeriksa untuk memastikan bahwa wanita yang akan masuk Brigade Kenikmatan masih perawan.

Para wanita itu selalu diajak ketika Jong-un melakukan lawatan menggunakan kereta api.

Tugas para wanita itu beragam. Salah satunya adalah melayani “kebutuhan” Jong-un dan para pejabat Korut.
Mereka mendapatkan bayaran saat menjalankan tugas. Jika dirupiahkan, angkanya sekitar Rp25 juta.
Nominal itu termasuk sangat besar untuk standar bayaran di Korut. Daily Mail pada 30 April 2020 lalu mengupas sepak terjang Jong-un merekrut Brigade Kenikmatan.

Jong-un mengikuti jejak ayahnya membentuk brigade yang berisi wanita-wanita cantik dan molek.

Dia memulainya pada 2015. Petugas pemerintah akan memberi tahu kepada orang tua cewek yang diincar jika anaknya masuk brigade.
Berdasarkan ulasan Daily Mail, petugas meyakinkan orang tua si cewek dengan kata misi pemerintah.

Tak selamanya para wanita anggota Brigade Kenikmatan memiliki nasib yang baik. Ada juga yang diperkirakan bernasib apes.

Hal itu tergambar jika mengacu pada pengakuan wanita dengan akun Mi Hyang. Hyang merupakan anggota Brigade Kenikmatan pada era Kim Jong Il.

Dia mengatakan, para wanita yang akan direkrut harus berkulit mulus dan memiliki suara yang sangat lembut.

Para wanita itu memiliki paras yang aduhai. Mereka juga masih muda. Kulitnya mulus.
Wanita-wanita yang masuk Brigade Kenikmatan juga memiliki postur nan tinggi.

Selain itu, wanita yang masuk Brigade Kenikmatan juga tidak boleh memiliki tinggi lebih dari 165 sentimeter.

“Yang tingginya lebih dari 165 cm akan terlempar karena Kim Jong Il pendek,” ujar Hyang dalam artikel di laman National tanggal 28 Januari 2010.

Hyang menjelaskan bahwa Brigade Kenikmatan harus memberikan pelayanan sangat baik.

Misalnya, memijat, menemani bernyanyi, hingga melakukan hubungan layaknya suami istri.
Menurut Hyang, Jong Il sangat temperamental ketika mabuk usai menenggak minuman beralkohol dalam jumlah banyak.

Para wanita anggota Brigade Kenikmatan pun bisa sampai menangis menghadapi perlakuan Jong Il. (*)

Komentar

Berita Lainnya