oleh

Ini Kronologis Santri Jatuh dari Pohon Kelapa

INDRALAYA – Diduga ingin makan kelapa muda (dogan), salah satu santri Pondok Pesantren Raudhatul Ulum (PPRU) Sakatiga, Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir (OI) bernama Fiter Ramadani, siswa MTs kelas IX tewas, setelah jatuh dari pohon kelapa setinggi sekitar 9 meter.

Peristiwa tersebut terjadi, Senin (21/10) sekitar pukul 02.00 Wib di depan Asrama Hamzah. Kejadian tersebut disaksikan teman-temannya.

Menurut keterangan Kepala Humas PPRU Ustaz Salamudin, sebelum kejadian, Fiter bangun dan keluar dari asrama dengan membawa kasur. Lalu Kasur tersebut diletakkan di bawah pohon kelapa.

“Kasur tersebut sengaja dikeluarkannya, dengan alasan teman-temannya akan melaksanakan piket. Kasur itu dipasang di sekitar pohon kelapa agar ketika kelapa jatuh tidak pecah,” kata Salamudin, Senin (21/10).

Sebelum naik pohon kelapa, korban melepaskan jam tangan dan dititipkan kepada Sigit. Bahkan saat saat memanjat kelapa, seorang santri bernama Dimas melihatnya, Ketika dilihat Dimas, Fiter sempat berkata “Dak usah diliatin, nanti ketahuan ustaz,” pinta Fiter yang ditirukan Salamudin.

Namun ketika sampai di atas pohon kelapa, menurut saksi Sigit dan dan Wibi, Fiter memegang pelapah kelapa dengan tangan kirinya, tangan kanan berpegang pada pelepah yang buruk. “Akibatnya pelepah yang buruk lepas, dan Fiter langsung terjatuh,” ujar Salamudin.

Lalu rekan yang melihatnya langsung menolong korban Fiter dibawa ke kamar 6 Asrama Hamzah dan membangunkan ustad Muslim, barulah dilarikan ke RSUD BARI.

“Ini merupakan musibah , sebenarnya korban cukup pinter dan hobi pramuka,” tukasnya.

Kapolres Ogan Ilir AKBP Imam Tarmudi mengatakan bahwa kejadian ini adalah musibah. “Meski demikian, kasus ini dalam penyelidikan, dan kami masih menunggu hasil visum dari RS Bhayangkara,” pungkasnya. (sid)

Komentar

Berita Lainnya