oleh

Ini Motif Oknum Polisi Bunuh Dua Wanita di Medan

MEDAN – Kasus pembunuhan terhadap dua wanita yang dilakukan oknum Polres Pelabuhan Belawan beberapa waktu lalu terungkap.

Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan mengatakan bahwa pembunuhan tersebut dilakukan tersangka karena sakit hati terhadap salah satu korban.

“Motif pembunuhan itu karena sakit hati (terhadap kedua korban),” kata MP Nainggolan kepada wartawan, Kamis (25/2). Nainggolan menuturkan sakit hati tersangka berawal dari pertemuannya dengan salah satu korban yang jasadnya ditemukan di kawasan Serdangbedagai.

Saat itu, korban meminta kepada tersangka yang saat itu bertugas jaga di Polres, untuk menyampaikan titipan kepada seorang tahanan di sel Mapolres Pelabuhan Belawan. Namun, titipan itu tidak sesuai keinginan korban, sehingga korban dan temannya (yang mayatnya ditemukan di kawasan Medan Barat) kemudian bertanya tentang titipan tersebut ke pelaku.

“Ketika korban menanyakan perihal titipannya bersama seorang wanita temannya kepada tersangka, terjadi ketersinggungan hingga membuat oknum tersebut sakit hati,” jelasnya.

Hanya saja, ucapan korban seperti apa yang membuat pelaku jadi sakit hati dan menyimpan dendam, tidak dirinci Nainggolan. Pelaku kemudian menghabisi kedua korban dengan cara dicekik.

Lalu jasadnya dibuang secara terpisah, satu di Sergai dan Medan Barat.

“Korban dihabisi dengan cara dicekik,” tegas Nainggolan. Setelah proses penyelidikan, petugas berhasil menguak kasus ini dan mendapati keterlibatan tersangka. Lalu menangkap tersangka di kawasan Marelan.

“Ditangkap di rumahnya, kawasan Marelan,” sebutnya. Sebelumnya, Nainggolan menjelaskan penangkapan tersangka dilakukan kemarin tanggal 24 Februari. “Beliau memang seorang oknum anggota polisi. Perihal kasusnya dia adalah pelaku pembunuhan dua wanita, satu di Glugur (Medan Barat), satu lagi yang ditemukan di Serdangbedagai,” bebernya. Untuk diketahui, terdapat dua perempuan yang ditemukan tewas dalam waktu hampir bersamaan dengan lokasi yang berbeda.

Mereka adalah Sinta (16) dan Riska Putri (21), keduanya warga Lorong VI, Veteran Bagan Deli, Kecamatan Medan Melawan, Kota Medan. (nin/pojoksatu)

Komentar

Berita Lainnya