oleh

Ini Penampakan Ampera saat Kabut Asap

PALEMBANG – Sudah hampir dua bulan ini kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda Sumsel. Setiap sore sampai pagi, kabut asap menyelimuti udara Palembang.

Bahkan dalam sepekan terakhir, kabut asap makin pekat menyelimuti udara Palembang. Sisa rumput dan hutan yang terbakar beterbangan dan menyelimuti halaman rumah.

Jembatan Ampera yang biasanya terlihat dengan jelas terkena sinar matahari, Ahad (22/9) dari kejauhan tertutup kabut asap. Padahal, waktu sudah menunjukkan pukul 08.00 WIB.
Kendati kabut asap makin pekat menyelimuti Sumsel, namun warga tetap melakukan aktivitas di luar rumah.

“Dak pacak dak keluar rumah, kalu kito bedagang, harus ke pasar untuk berjualan,” kata Idris, salah satu pedagang di Pasar 16 Ilir Palembang.

Dia menyesalkan tidak adanya sanksi tegas dari aparat terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan. Masalah asap terjadi tiap tahun. Hanya saja tahun ini lebih parah dibanding tahun-tahun sebelumnya. Sudah kemarau, kebakaran hutan terus terjadi.

“Kito beharap Sholat Istisqo yang dilakuke, diijabah Allah SWT,” pungkasnya. (dom)

Komentar

Berita Lainnya