oleh

Ini Penyebab Harga Sembako Naik

RUPIT – Sebulan menjelang Ramadan, sejumlah harga kebutuhan pokok, mulai merangkak naik. Pedagang mengaku, kenaikan harga yang sangat dirasakan merupakan produk impor ketimbang lokal.

Titin (54), pedagang Pasar Lawang Agung, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara mengaku, sejak beberapa hari terakhir sudah terjadi kenaikan harga. Kenaikan terjadi terhadap sejumlah produk kebutuhan dapur, seperti bawang putih dari Rp45 ribu menjadi Rp50 ribu/kg, bawang merah Rp30 ribu menjadi Rp35 ribu, cabai merah naik Rp40 ribu menjadi Rp35 ribu per kg. Kemudian, gula pasir dari Rp12 ribu menjadi Rp18 ribu per kg, beras dari Rp11 ribu menjadi Rp12 ribu per kg.

“Sekarang ini harga banyak naik, rata rata barang impor. Bawang putih, gula itu naik semua itu semua dari barang luar. Kalau ada harga yang naik biasanya ke depan bakal ada kenaikan harga juga dari produk lainnya,” kata Titin, Selasa (31/3).

Dia mengatakan, lonjakan harga itu terjadi akibat beberapa faktor seperti maraknya informasi mengenai wabah corona dan mendekati bulan Ramadan. “Sekarang pasar lagi sepi, gara gara isu corona, tapi harga-harga mulai naik,” tegasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Pasar dan Koperasi Muratara, Samsu Anwar melalui Kabid Perdagangan Safawi menyatakan, pihaknya masih melakukan pendataan terhadap kenaikan harga. Dia membenarkan adanya sejumlah kenaikan.

“Yang naik drastis itu produk impor seperti gula dan bawang putih, untuk harga lain masih normal,” tukasnya. (cj13)

Komentar

Berita Lainnya