oleh

Ini Penyebab Tantowi Yahya Belum Lihat Korban Penembakan

-Dunia-462 views

JAKARTA – Dubes RI untuk Selandia Baru, Samoa, dan Kerajaan Tonga Tantowi Yahya terus memantau perkembangan Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di kota Christchurch pasca teror penembakan di dua masjid setempat. Menurut Tantowi kondisi saat ini bandara Christchurch ditutup otoritas setempat.

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) masih terus berkoordinasi dengan otoritas setempat. Dari data Kementerian Luar Negei (Kemenlu) ada 331 WNI tinggal di Christchurch, 134 diantaranya merupakan mahasiswa. Total WNI di Selandia baru ada sekitar 7.000 orang. Namun sejauh ini belum ada keterangan resmi berapa banyak WNI yang menjadi korban peristiwa itu.

Tantowi Yahya saat dihubungi melalui telepon selulernya belum bisa memberi keterangan rinci soal WNI yang menjadi korban.

“KBRI sudah meberikan imbauan warga untuk tetap tenang dan saling berkomunikasi satu sama lain,” ujarnya.

KBRI katanya sudah mengirimkan staf untuk mendampingi warga di Christchurch. Meski demikian ia sendiri belum bisa ke sana lantaran otoritas setempat masih menutup bandara. Kota Christchurch juga sedang berstatus Lockdown atau ditutup. “Kami terus memantau perkembangan WNI yang ada di Christchurch,” ujarnya. (ran)

Komentar

Berita Lainnya