oleh

Ini Pesan Menristek untuk PT

PALEMBANG – Di tengah era revolusi industri saat ini, membuat perguruan tinggi juga harus bisa menyesuaikan. Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Prof H Mohamad Natsir, mengharapkan seluruh Perguruan Tinggi (PT) di Indonesia untuk segera melakukan perubahan menghadapi tantangan yang kian berat di masa yang akan datang. Dimana saat ini sudah masuk dalam revolusi industri yang sudah berbasis digital.

“Jika perguruan tinggi tidak mengarah ke sana, maka dipastikan akan ketinggalan. Oleh karena itu sudah saya sampaikan pada para direktur Politeknik se-Indonesia yang sekarang datang di simposium nasional di Palembang ini untuk melakukan perbaikan-perbaikan,” tegas Natsir.

Adapun tema SNAV ke-8 “Strategi Akuntansi Profesional dalam Menghadapai Disrupsi Akuntansi Diera Revolusi Industri 4.0”. Dan OAV ke-3 bertemakan “Strategi Akuntansi Profesional dalam Menghadapi Disrupsi Akuntansu di Era Induatri 4.0”.

Disamping itu, ia menyebutkan berdasarkan data BPS, angka penurunan jumlah pengangguran S1 pada tahun 2019 semester awal lebih baik dibandingkan tahun 2018. Ia berharap, direktur, rektor yang mengikuti simposium nasional tersebut dapat merubah kurikulum yang ada sehingga berdampak pada persaingan kerja.

“Saya harap semuanya baik Univeristas maupun Politeknik harus terkolaborasi dengan Industri. Dan untuk calon mahasiswa saya berpesan, pilihlah program studi sesuai perminatan masing-masing, karena sekarang sudah menggunakan sistem UTBK sesuai kompetensi sehingga tak bisa sembarang pilih prodi,” pungkasnya.

Pembukaan Simposium Nasional Akuntansi Vokasi (SNAV) ke-8 dan Olimpiade Akuntansi Vokasi (OAV) ke-3 diselenggarakan oleh Politeknik Negeri Sriwijaya jurusan Akuntansi digelar di Palembang dari 18-20 Juni 2019.(ety)

Komentar

Berita Lainnya