oleh

Ini Program Anyar Humas Pemkot

-Sumsel-417 views

PALEMBANG – Bagian Humas Sekretariat Daerah Kota Palembang, kini mempunyai inovasi terbaru. Yakni “Diskusi Wong Kito” yang diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya dalam hal pemberian informasi publik dan respon cepat terhadap pengaduan masyarakat.

Pada pelaksanaan perdana, program ini mengangkat tema efektifitas pelayanan perizinan melalui Mall Pelayanan Publik Kota Palembang, dengan narasumber Sekretaris Daerah Kota Palembang, Drs Ratu Dewa MSi dan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Kota Palembang Dr H Akhmad Mustain SSTP MSi di Kantor Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kota Palembang, Senin (22/4).

Kepala Bagian Humas Setda Kota Palembang Amiruddin Sandy SSTP MSi, mengatakan bahwa program Diskusi Wong Kito yang digelar setiap satu bulan sekali ini merupakan program teranyar dari Bagian Humas Kota Palembang.

“Jadi Diskusi Wong kito ini kita rutinkan setiap satu bulan sekali, dengan tema yang berbeda-beda, dan kita tayangkan secara live di satu stasiun televisi lokal dan dua stasiun radio lokal, serta mengikutsertakan wartawan yang ada di lingkungan Pemkot Palembang,” kata Amir.

Amir mengatakan, langkah ini diambil dalam rangka memberikan informasi yang lengkap dan akurat kepada masyarakat Palembang seputar berbagai isu menarik yang terjadi di Kota Palembang.

“Dengan adanya Diskusi Wong Kito ini, kita harap masyarakat lebih tau secara mendalam setiap isu yang kita angkat, utamanya terkait pelayanan publik, seperti hari ini kita angkat tentang perizinan di kantor DPM PTSP, kita buka ruang selebar-lebarnya bagi masyarakat, maupun wartawan yang ingin bertanya langsung dengan narasumber yang sudah kita hadirkan,” lanjut Amir.

Terkait tema dan narasumber, Amir menjelaskan, setiap bulan akan ada perubahan, tergantung isu yang sedang hangat atau terkait informasi yang memang benar-benar dibutuhkan masyarakat.

“Setiap bulan kita ganti tema dan narasumber, bisa pak wali kota langsung, ibu wakil wali kota atau pak sekda, dan Kepala OPD terkait,” pungkasnya.(ety)

Komentar

Berita Lainnya