oleh

Ini, Program Link and Match Kostratani Kementan dan Pemkab Banyuasin

SUMEKS, CO – BANYUASIN –  Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani) merupakan program unggulan Kementerian Pertanian sebagai gerakan pembangunan pertanian di tingkat kecamatan dengan mengoptimalkan peran Balai Penyuluhan Pertanian (BPP)

“Kostratani adalah wujud gerakan pembangunan pertanian di Indonesia yang menyelaraskan kemajuan era industrialisasi 4.0. Kostratani berpusat di Kecamatan, karena pembangunan pertanian akan dilakukan dari lapangan, desa hingga kecamatan,” ujar Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Menurut Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi, Kostratani menjalankan lima peran utama. Yaitu, sebagai pusat data dan informasi, pusat gerakan pembangunan pertanian, pusat pembelajaran, dan pusat konsultasi agribisnis, serta pusat pengembangan jejaring dan kemitraan.

SMK PPN Sembawa sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPPSDMP Kementerian Pertanian ikut berperan aktif melaksanakan program unggulan Kementan ini, salah satu nya dengan bekerjasama dengan BPP Model Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

Salah satu bentuk bentuk kegiatan Kostratani link and match dengan program Pemerintah Kabupaten Banyuasin dengan menjadikan Kabupaten Banyuasin sebagai Pulau Bueh, SMK PP Negeri Sembawa konsen memfasilitasi bibit buah di program Kostratani, setelah sebelumnya memfasilitasi bibit buah untuk Kecamatan Sanga Desa MUBA dan Kecamatan Sembawa dan sekarang Kecamatan Rambutan.

Bertempat di Balai Desa Tanjung Marbu Kecamatan Rambutan (20/4/2021), SMK PP Negeri Sembawa menyerahkan 400 bibit rambutan dalam rangka kegiatan pengembangan desa mitra mendukung Kecamatan Rambutan sebagai Sentra pengembangan buah rambutan.

Komentar

Berita Lainnya