oleh

Ini Reaksi Andik Disoraki Suporter Persebaya

SURABAYA – Andik Vermansah mendapat kehormatan menjadi kapten Madura United dalam laga melawan Persebaya Surabaya pada perempat final Piala Indonesia 2018.

Awalnya Andik bukan kapten Madura United dalam laga di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (19/6).

Ban kapten awalnya melingkar di lengan Greg Nwokolo. Namun, pemain naturalisasi itu kemudian digantikan oleh Alfath Fathier pada menit ke-64.

Greg langsung menghampiri Andik. Dia menyerahkan ban kapten kepada pemain kelahiran Jember itu.

Pelatih Madura United Dejan Antonic bisa memaklumi terpilihnya Andik sebagai kapten di pertengahan babak kedua.

“Memang pemain yang memutuskan sendiri (siapa kapten pengganti). Sebenarnya kami ada Asep (Berlian) sebagai kapten ketiga. Tidak masalah, kok,” jelas pelatih asal Serbia itu.

Andik juga mengakui bahwa Greg yang menawarinya ban kapten sejak jeda babak pertama.

“Namun, saya tolak. Saya mau jadi kapten kalau Greg diganti. Ternyata memang diganti,” kata Andik.

Dalam laga itu Andik masih saja mendapat boo dari Bonek. Padahal, pada babak pertama, boo untuk Andik tidak ada.

Teror buat Andik baru terlihat pada akhir babak kedua. Setiap Andik membawa bola, boo selalu menggema.

“Enggak masalah. Sudah biasa,” tambah Andik.

Boo bahkan bisa menggema lebih kencang. Sebab, Andik punya peluang emas untuk mencetak gol kemenangan Madura United.

Pada menit ke-80, dia tinggal berhadapan dengan kiper Persebaya Miswar Saputra. Namun, tendangannya masih bisa diblok.

“Saya benar-benar minta maaf ke suporter Madura United. Saya sangat ingin mencetak gol lawan Persebaya,” terang Andik. (gus/bas)

Komentar

Berita Lainnya