oleh

Ini Sejarah Kampung Al Munawar

SUMEKS.CO, PALEMBANG – Palembang memiliki Kampung Arab yakni Al Munawar sebagai wisata religi di kota tersebut.

Kampung Al Munawar bertempat di Kelurahan 13 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu 1, Kota Palembang.

Salah satu warga tetua setempat, Muhammad Salim Al Hadi mengatakan bahwa nama kampung tersebut diambil dari nama pendiri kampung yaitu Al Habib Abdurrahman Al Munawar.

“Karena itu disebut Kampung Al Munawar, di dalam kampung ini kebanyakan marga Arab Assegaf, Al Hadi, dan Al Haddad,” kata Salim kepada SUMEKS.CO, Kamis (5/5).

Terlihat kampung itu dikelilingi oleh beberapa sungai, yakni Sungai Musi di bagian utara, Sungai Ketemenggungan di bagian barat, Sungai Kangkang di bagian timur.

Dijelaskannya, Pada pertengahan abad ke-19 keturunan Habib Abdurrahman Al Munawar mendirikan rumah untuk dirinya dan anak-anaknya.

“Habib Abdurrahman Al Munawar berasal dari Hadramaut, yang kini disebut Yaman, dilahirkan pada abad ke-13 dan wafat pada 27 Rajab 1310 Hijriah atau Selasa, 14 Februari 1893,” jelasnya.

Salim menyebutkan, Keluarga Al Munawar semakin berkembang setelah usaha putra-putranya meningkat seperti usaha penggergajian kayu (awal 1900) dan getah karet (setelah 1914).

“Putra keduanya, Alwi Al Munawar memutuskan memperbesar usaha penggergajian dengan mekanisme mesin uap pada pergantian abad,” ujarnya.

Lanjut Salim, keluarga Al Munawar dan Assegaf lalu mendirikan usaha penggergajian di Musi Ilir. Atas usaha yang berkembang itu, alhasil dibuat 700 papan sehari dengan volume 28 meter kubik untuk dijual.

Kemudian, hubungan kedua keluarga dihubungkan dalam pernikahan tiga putri Abdurrahman yang dipersunting keluarga Assegaf.

“Hingga kini, delapan rumah yang sudah ada sejak kampung tersebut berdiri masih dihuni keturunan Habib Abdurrahman Al Munawar,” tukasnya. (mg01)

Komentar

Berita Lainnya