oleh

Ini Target PAD Palembang

PALEMBANG – Pemerintah Kota Palembang melalui Badan Pengelolaan Pajak Daerah (BPPD) menaikkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi Rp 1,5 triliun dari target tahun sebelumnya sebesar Rp1,3 triliun.

Kepala BPPD Palembang Sulaiman Amin mengatakan, penerapan sistem transaction monitoring device (TMD) memiliki potensi untuk kembali diterapkan tahun 2020 ini di tempat-tempat wajib pajak untuk pencapaian PAD.

“Kita akan menambah 100 alat e-Tax baru, selama ini sudah ada 500 e-Tax yang sudah terpasang di restoran, hotel, tempat hiburan, dan rumah makan,” kata Sulaiman Amin, Senin (17/2).

Lonjakan target PAD yang cukup segnifikan ini, tambah Sulaiman, memacu semangat pegawainya untuk lebih intensif mencari potensi pajak-pajak baru.

“Kembali terjadi lonjakan target PAD. Salah satu salah yang naik cukup tinggi dari pajak restoran yang mengalami kenaikan 47 persen atau naik ini Rp250 miliar dari sebelumnya. Jadi kami akan kembali mengintensifkan e-Tax,” ungkapnya.

Sulaiman mengungkapkan, pemasangan alat rekam pajak secara online ini, masih menjadi paling efektif dalam membantu capaian target.

e-Tax dan Tapping Box dapat mereport setiap transaksi serta mengetahui secara real besaran pajak yang harus dibayar dari setiap transaksi tersebut.

“Kita ingin dari setiap pajak yang dibayarkan konsumen sebesar 10 persen bisa benar-benar sampai. Karena dari transaksi pelanggan di tempat-tempat potensial seperti restoran, rumah makan, hotel juga tempat hiburan itu sangat bermanfaat untuk pembangunan daerah,” tukasnya.

Saat ini alat e-Tax 2019 baru terpasang 500 unit dari target 600 unit. Hal ini karena pihaknya masih melakukan koordinasi dengan vendor untuk pengadaan barangnya.

“Sejauh ini setelah dilakukan pemberian Surat Peringatan (SP) dan penyegelan, tidak ada lagi yang menolak pasang,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pajak Daerah BPPD Kota Palembang Taslim menyatakan, pemasangan e-Tax di tempat yang baru saat ini sudah dipetakan, terutama di tempat yang potensial. Wajib Pajak (WP) yang sudah dipasang sebelumnya jika didapati melanggar, tetap diberikan Surat Peringatan (SP).

“e-Tax yang baru ini sudah ada alatnya tinggal dipasang,” pungkasnya. (nur)

Komentar

Berita Lainnya