oleh

Ini Tips Berpuasa Penderita Maag

SUMEKS.CO – Puasa merupakan salah satu kewajiban bagi umat Islam. Namun bagi yang mengidap sakit maag, puasa akan menjadi momok.

Lantas, adakah tips berpuasa aman bagi penderita maag?

Sakit maag, atau disebut gastritis adalah peradangan pada mukosa (dinding bagian dalam) lambung. Gejala sakit maag beragam, yaitu nyeri pada ulu hati atau perut bagian kiri atas, kram perut, mual, muntah, kembung, dan begah. Anda juga dapat sering buang angin, tidak nafsu makan, dada terasa terbakar, dan mulut terasa pahit.

Biasanya, penyebab sakit maag adalah kebiasaan telat makan, sehingga saat asam lambung sudah terproduksi, namun tidak ada makanan pada lambung konsumsi makanan pedas dan asam, makan obat pereda nyeri atau kortikosteroid dalam jangka lama, stres, merokok, dan infeksi bakteri juga bisa memicu nyeri lambung.
Tips Puasa Bagi Penderita Mag

Karena itu, penderita mag perlu mengetahui cara yang tepat agar puasa yang dijalani tetap aman dan tidak mengganggu kondisi kesehatannya. Berikut adalah beberapa tips puasa bagi penderita mag:

1. Jangan Makan Terlalu Banyak saat Sahur
Sahur bagi penderita gastritis adalah kewajiban. Selain untuk menyiapkan energi selama berpuasa, makan sahur juga dapat mencegah kosongnya lambung. Namun, ini bukan berarti Anda harus makan sebanyak-banyaknya saat sahur, apalagi makanan yang tinggi lemak.

Mengonsumsi makanan dalam jumlah banyak dan tinggi lemak justru bikin perut kembung dan begah, bahkan diare pada sebagian orang. Hal tersebut juga dapat meningkatkan risiko naiknya asam lambung dari lambung ke kerongkongan atau refluks.
Ada baiknya, Anda tidak langsung tidur setelah santap sahur. Hal tersebut dapat meningkatkan sekresi asam lambung, yang justru membuat proses pencernaan berjalan lebih lambat dan menimbulkan rasa lapar saat bangun tidur.
Lebih baik, pilih makanan yang mengandung banyak serat agar Anda tidak cepat lapar.

2. Hindari Makanan Berporsi Besar saat Buka Puasa

Jangan langsung menyantap makanan berporsi besar saat buka puasa. Lebih baik, minum air hangat atau teh manis hangat terlebih dulu. Cara ini dapat membantu kadar gula dalam tubuh untuk segera normal.

Setelah itu, Anda dapat mulai mengonsumsi makanan pembuka seperti buah kurma atau kolak pisang secukupnya. Pastikan untuk selesai makan makanan apapun sekitar 3-4 jam sebelum tidur untuk menghindari lambung yang tidak nyaman dan gejala refluks.

3. Hindari Beberapa Jenis Makanan

Beberapa jenis makanan sebaiknya dihindari karena dapat membuat maag kambuh saat puasa. Makanan yang asam seperti tomat dapat memperparah keasaman lambung.

Makanan bergas seperti kol, sawi dan brokoli juga memperparah gejala sakit maag. Makanan yang pedas, dan berlemak juga dapat menambah keluhan nyeri asam lambung.
4. Hindari Beberapa Jenis Minuman

Bukan hanya makanan, minuman juga dapat menyebabkan gejala maag. Minuman yang asam seperti jeruk dan lemon sebaiknya juga dihindari.

Minuman yang bergas seperti soda juga sebaiknya dihindari agar mencegah kambuhnya gastritis saat puasa. Minum kopi dan teh dalam jumlah berlebih sebaiknya juga dihindari karena kandungan kafein.

5. Konsumsi Makanan Jenis Karbohidrat Kompleks

Karbohidrat kompleks adalah jenis makanan yang membuat Anda kenyang lebih lama. Sebab, gula darah akan naik perlahan dan bertahan lebih lama. Anda pun tidak mudah merasa lapar ketika berpuasa.

6. Beri jeda waktu sebelum tidur

Penderita mag dapat mengalami kenaikan asam lambung jika setelah makan langsung tidur. Sebaiknya, badan Anda tetap berada dalam posisi tegak setelah makan.

Anda juga dapat memberi jeda waktu sekitar satu jam setelah makan untuk tidur pada malam hari. Hal ini juga termasuk mengonsumsi kudapan atau makanan camilan.
7. Hindari Merokok

Tips berpuasa aman bagi penderita maag lainnya adalah dengan menghindari rokok. Ya, mengisap tembakau berhubungan kekambuhan dengan maag dan masalah tukak lambung.

8. Konsumsi Obat Mag

Ada kalanya, sakit nyeri lambung sudah sangat mengganggu dan tidak dapat diatasi lagi dengan menjaga pola makan. Untuk itu, cara mengatasi mag saat puasa adalah dengan konsumsi obat maag.

Ada beberapa pilihan obat maag, yaitu antasida yang dijual secara bebas, dan obat yang hanya dapat dibeli melalui resep dokter. Apapun obat yang Anda konsumsi, konsultasikan terlebih dulu dengan dokter.

9. Jangan Stres

Sering tidak disadari, stres adalah salah satu pemicu sakit maag. Ketika stres tidak diadaptasi dengan baik oleh otak, hipotalamus akan mengaktifkan sistem hormonal otak yang melibatkan hypothalamic-pituitary-adrenal (HPA-Axis), yang produk akhirnya adalah hormon stres (kortisol).

Hormon ini mempunyai fungsi membalikkan keadaan normal fisiologis dari tubuh. Hormon kortisol akan membuat peningkatan gula darah, peningkatan denyut jantung, menurunkan produksi antibodi, serta meningkatkan asam lemak dalam darah.
Selain itu, hormon ini juga memperlambat kerja lambung, dan meningkatkan produksi asam lambung. Semua hal tersebut dapat memicu munculnya sakit maag.

10. Jaga Kebersihan Lingkungan

Penyebaran bakteri H. pylori yang menyebabkan infeksi lambung memang tidak diketahui secara pasti. Namun, penyebarannya diduga kuat terjadi dari makanan dan minuman yang terkontaminasi.

Jadi, sebagai langkah pencegahan, lindungi diri dari infeksi saluran cerna yang menyebabkan mag kronis dengan cara menjaga kebersihan lingkungan. Pastikan untuk mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta hanya mengonsumsi makanan yang telah matang.

Punya sakit mag saat puasa? Tidak perlu khawatir! Lakukan 10 tips berpuasa aman bagi penderita maag di atas. Jika masih merasakan nyeri, sebaiknya jangan memaksakan diri dan segera batalkan puasa. Segeralah berkonsultasi dengan dokter untuk penanganan yang tepat.(HNS/OVI/dom/klikdokter)

Komentar

Berita Lainnya