oleh

Investasi Berjangka Melonjak Di Masa Pandemi

PALEMBANG – Pandemi Covid-19 berdampak pada pergeseran baik dalam hal berbelanja sampai kepada berinvestasi. Berdasarkan data,Kegiatan belanja online tumbuh signifikan mencapai di atas 30%-50% begitu juga dengan investasi berbasis aplikasi.

“Untuk Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK) pun terjadi peningkatan. Hal ini terbukti dari data nasional maupun RFB sendiri, ” Kata Pimpinan Cabang RFB Palembang Eko Budhi Prasetyo usai pembukaanseminar Tren Bisnis Digital Di Masa Pandemi pada Minggu, 25 Oktober 2020 yang digelar oleh himpunan alumni dan disponsori oleh PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) di Hotel Beston.

Data dari PT Kliring Berjangka Indonesia, Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi  sampai dengan Kuartal III tahun 2020 menunjukkan pertumbuhan transaksi sebesar 25,43 %, dari 992.187 lot di Kuartal III 2019 menjadi 1.244.491 Lot di Kuartal III 2020. 

Sedangkan RFB , kinerja untuk RFB Palembang juga menunjukkan pertumbuhan yang positif. Jumlah nasabah baru tumbuh  di atas 41,55% atau bertambah 436 nasabah. Catatan rapor biru RFB Palembang disebabkan oleh momen kenaikan harga emas yang dimulai sejak awal Januari dan melesat saat Covid -19 melanda.

Menurut nya, Ini menjadi bukti bahwa industri Perdagangan Berjangka Komoditi cukup tahan terhadap guncangan ekonomi, baik lokal maupun global. “Banyak nasabah yang meraih profit ketika harga emas naik dan peluang keuntungan ini semakin besar hingga akhir tahun 2020 karena adanya momen pemilihan presiden Amerika Serikat, window dressing, festival diwali di India,” terang nya.

Kemudahan transaksi PBK yang bersistemkan online dan realtime mendorong para nasabah untuk memanfaatkan waktu mereka dengan melakukan transaksi sebanyak-banyaknya selama pandemi. Ini menjadi sebuah keuntungan bagi para perusahaan pialang berjangka, termasuk RFB Palembang. “Hanya bermodalkan ponsel pintar di tangan Anda, sudah bisa menjalankan bisnis perdagangan berjangka dengan peluang profit yang bisa diperoleh setiap saat dan penarikan dana yang mudah,” tambah Eko.

Jadi, salah satu bisnis digital yang tepat di masa pandemi, salah satu pilihannya ialah investasi di perdagangan berjangka komoditi.
Meskipun demikian, nasabah juga harus memperhatikan aspek manajemen risiko.

Kuncinya, kata Eko ada pada pemahaman produk dan kerjasama yang baik dengan Wakil Pialang Berjangka sebagai konsultan investasi yang telah teruji dan tersertifikasi.
Ke depan RFB Palembang akan membuka trading class untuk masyarakat yang ingin mengenal peluang investasi di PBK. 

Trading class sementara dalam bentuk webinar yang akan dipandu oleh sejumlah Wakil Pialang Berjangka RFB Palembang.”Kami optimistis bahwa hingga akhir tahun 2020, target sebesar 752 nasabah baru akan trrcapai,” tandas Eko. (Yun)

Komentar

Berita Lainnya