oleh

IPNU Ajak Masyarakat Manfaatkan Bantuan Pemerintah Semaksimal Mungkin

SUMEKS.CO – Bantuan Sosial Tunai (BST) merupakan satu dari sekian upaya pemerintah Republik Indonesia membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. Melalui kementerian sosial, penyaluran BST di tahun 2021 ini akan menyasar pada 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan pencairan melalui kantor pos di setiap daerah, yang akan diberikan secara bertahap.

Oleh karena itu, Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PW IPNU) Sumsel, diketuai Arip Farawita, mencoba untuk mengupas tuntas efektivitas dan manfaat BST pada masyarakat terdampak Covid-19 pada talkshow yang dilaksanakan di salah satu radio di Palembang.

Acara tersebut menghadirkan pembicara yang kompeten yaitu Kepala Dinas Sosial Kota Palembang, Heri Apriyan, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Palembang, Sutami Ismail, dan Risdayati selaku Kepala PT Pos Palembang.

Kepala PT Pos Palembang, Risdayanti memaparkan, mekanisme penyaluran dana BST hingga ke tangan penerima. Mulai dari pengajuan KPM dari pejabat daerah yang terendah RT dan RW, Kelurahan, Dinas sosial, kemudian Kementrian Sosial akan menyetujui data yang diajukan oleh Pemda terkait.

Yang kemudian pihak PT Pos sebagai pihak penyalur bantuan tersebut. Yang tentu menurutnya akan terjadi proses panjang.

Lebih jauh, dalam Talkshow Kadinsos Kota Palembang, Heri Aprian menjelaskan, selama masyarakat tidak terdaftar di DTKS (Data Terpadu Kesejahteran Sosial), masyarakat tersebut tidak akan bisa mendapatkan Bansos dari pemerintah.

Sebab pemerintah mengambil data penerima Bansos melalui DTKS. Lanjutnya, bagi masyarakat miskin yang belum terdata di TKS bisa mendaftarkan diri melalui kelurahan masing-masing sesuai domisili yang nanti akan di teruskan ke kecamatan dan selanjutnya akan di data oleh Kantor Dinas Sosial Kota Palembang yang selanjutnya disampaikan ke Dinsos Provinsi dan Kementerian Sosial RI.

“Bantuan Sosial atau BST tersebut diberikan berupa uang tunai Rp 300 ribu selama empat bulan. Bagi masyarakat yang telah terdaftar bisa mengecek apakah mereka sebagai penerima atau tidak di kelurahan masing-masing sesuai domisili,” tegasnya.

Selain itu juga, Sutami Ismail, selaku Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Palembang menerangkan bahwa program ini sangat luar biasa membantu masyarakat. Karena banyak masyarakat yang putus kerja, usahanya tutup sementara karena minim pemasukan akibat dari mewabahnya virus Covid-19.

“Kita semua berharap bahwa masyarakat harus memanfaatkan bantuan pemerintah ini semaksimal mungkin untuk keberlangsungan hidup kedepan,” ajaknya. (ety)

Komentar

Berita Lainnya