oleh

Iqbal Romzi Terganjal ke Senayan PKS Gugat ke MK

-Hukum-516 views

PALEMBANG – Proses pleno rekapitulasi suara tingkat provinsi di KPU Sumsel telah berakhir, Senin (13/5).

Ketua DPW PKS Sumsel, Muhammad Toha, menyatakan, pihaknya akan menempuh jalur hukum ke Mahkamah Konstitusi (MK).

“Kami kehilangan kursi di Dapil Sumsel 2 karena adanya dugaan penggelembungan suara di Empat Lawang,” ungkapnya.

Upaya hukum dilakukan karena menyangkut keadilan dan kejujuran dalam berdemokrasi.

Saksi PKS Sumsel, Ridwan di kantor KPU Sumsel mengungkapkan,PKS di Dapil Sumsel 2 untuk DPR-RI seharusnya meraih kursi terakhir dari Lawang.

“Kursi kami hilang karena adanya dugaan penggelembungan suara di Muara Pinang, Pendopo, Ulu Musi,Tebing Tinggi dan lainnya,” katanya.

Dengan begitu, caleg DPR RI M Iqbal Romzi gagal melangkah ke Senayan. Menurutnya, di form DB1 selisih suara PKS dengan salah satu parpol hanya 500 suara.

“Namun karena adanya dugaan penggelembungan itu, selisih suara lebih kurang 7 ribuan,” jelasnya.

Dan ini mempengaruhi perolehan suara di DPRD Sumsel. Untuk itu, PKS telah menyampaikan keberatan kepada KPU Sumsel.

”Harusnya penyelenggara profesional untuk mengakomodir dan menuntaskan apa yang menjadi persoalan,”ujarnya.

Menurut Ridwan, pihaknya masih punya kesempatan untuk memperjuangkan hasil pleno di KPU RI. (cj15)

Komentar

Berita Lainnya