oleh

Israel Ngotot Lanjutkan Pembangunan 800 Rumah

SUMEKS.CO – Keinginan Israel akan mendirikan 800 rumah untuk warganya di daerah pendudukan Tebi Barat, sepertinya tidak bisa dicegah.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan rencana pembangunan 800 rumah agar dilanjutkan. Instruksi itu telah diperkirakan oleh banyak pihak, khususnya menjelang pelantikan Presiden terpilih Amerika Serikat Joe Biden, pada 20 Januari 2021. Berbeda dengan Presiden Donald Trump, Biden cukup vokal dalam mengkritik pembangunan rumah ilegal di Tepi Barat.

“Perdana menteri memerintahkan pembangunan ratusan rumah di Judea dan Samaria kembali dilanjutkan,” kata kantor perdana menteri Israel melalui pernyataan tertulisnya. Judea dan Samaria merupakan nama lain Tepi Barat yang disebut di Alkitab.

Rencana pembangunan itu dianggap Palestina dapat menghambat perjuangan Palestina yang ingin menjadikan Tepi Barat, Jalur Gaza, dan Yerusalem Timur sebagai bagian dari wilayah negara yang ingin dibentuknya. Sebagian besar negara di dunia menyebut pembangunan rumah di daerah pendudukan itu ilegal. Israel kerap menggunakan ayat-ayat di kitab suci, dokumen sejarah, dan peristiwa politik untuk membenarkan pendudukan di Tepi Barat, yang saat ini dihuni oleh 440.000 warga Israel dan tiga juta warga Palestina. (jpnn)

Komentar

Berita Lainnya