oleh

Istri Suka Bergaul, Banyak Suami Ragukan Identitas Anak

-Unik-77 views

SUMEKS.CO – TANJUNGPANDAN – Ada-ada saja kelakuan orang tua jaman sekarang. Di Pulau Belitung, bisa dikatakan cukup banyak orang tua, khususnya laki-laki, yang mempertanyakan identitas anak dari hubungannya dengan sang istri.

Di Pulau Belitung, yakni Belitung dan Belitung Timur, Pengadilan Agama Tanjungpandan Kelas I B mencatat, dari Tahun 2015 hingga 2018 sebanyak 62 perkara. Dari perkara itu, sang suami banyak yang mempertanyakan identitas asal usul anak.

Perkara tersebut muncul lantaran kecurigaan suami terhadap istrinya. Mereka mempertanyakan tentang status anak yang dilahirkan sang istri apakah benar merupakan darah daging dari sang suami.

“Sekarang ini kan banyak wanita yang bergaul sana sini. Itulah yang membuat suami banyak mempertanyakan status anak mereka ke sini (Pengadilan Agama) untuk dilakukan test,” kata Sekretaris Pengadilan Agama Tanjungpandan Kelas IB ketika kepada Belitong Ekspres, Budi Santosa .

Sedangkan untuk Tahun 2019 ini, kata Budi data perkara tersebut hingga Agustus kemarin tercatat sudah mencapai 26 perkara dimana orang tua mempertanyakan asal usul anak mereka.

Sementara itu, untuk kasus perceraian di Pulau Belitung, Budi juga mengatakan setiap tahunnya terus meningkat. Katanya, dari Tahun 2015 hingga 2019, angka perceraian terus mengalami kenaikan setiap tahunnya.

Bahkan di Tahun 2019 saja, data terakhir yang diterima Pengadilan Agama pada akhir September sudah mencapai 912 kasus perkara. “Tahun 2015 sebanyak 893 data perkara yang diterima, tahun 2016 ada 937. Untuk tahun 2017 ada 969, tahun 2018 ada 1079 perkara yang masuk,” bebernya.

Masih kata Budi, di Belitung cenderung lebih banyak wanita yang melakukan gugatan terhadap laki-laki. Bahkan dari 2015 hingga 2019, persentasenya mencapai 75% untuk pengajuan gugatan yang dilakukan wanita terhadap laki-laki.

“Banyak perkara cerai gugatan (aduan wanita) dari pada cerai talak (aduan laki-laki). Di Tahun 2018 saja tercatat 610 perkara cerai gugatan dan hanya 183 perkara cerai talak,” pungkasnya. (mg1/BelitongEks/fin)

Komentar

Berita Lainnya